PBB Tekan Israel Bebaskan 2 Aktivis Global Sumud Flotilla
Salah satu kapal anggota rombongan Global Sumud Flotilla saat berlayar menuju Gaza, difoto di Pulau Koufonisi, selatan Pulau Kreta, Yunani, 26 September 2025.(AFP/ELEFTHERIOS ELIS)
09:42
6 Mei 2026

PBB Tekan Israel Bebaskan 2 Aktivis Global Sumud Flotilla

- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak Israel segera membebaskan dua aktivis kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla, Thiago de Avila dan Saif Abukeshek.

Desakan ini muncul setelah pengadilan Israel memutuskan untuk memperpanjang masa penahanan kedua relawan tersebut. 

Thiago de Avila merupakan warga negara Brasil, sementara Saif Abukeshek adalah aktivis asal Spanyol keturunan Palestina.

Baca juga: Israel Serbu Armada Global Sumud Flotilla ke Gaza, 211 Aktivis Diculik

"Mereka harus dibebaskan," tegas juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah konferensi pers saat ditanya mengenai penahanan para aktivis tersebut, Selasa (5/5/2026). 

Meski demikian, Dujarric tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait rincian penawanan mereka, sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Kedua aktivis tersebut ditangkap setelah pasukan Israel menyerang kapal Global Sumud Flotilla pada 30 April.

Insiden penyerangan terjadi di dekat Pulau Kreta, Yunani, yang berjarak sekitar 600 mil laut dari Jalur Gaza, wilayah kantong yang hingga kini masih berada diblokade Israel.

Baca juga: Armada Global Sumud Flotilla Kembali Dicegat Israel, Laporkan Situasi Darurat

Kelompok advokasi Adalah, yang mengawal kasus ini, menyatakan bahwa masa penahanan de Avila dan Abukeshek telah diperpanjang hingga 10 Mei mendatang.

Berdasarkan pernyataan resmi Adalah yang dikutip dari Anadolu Agency, kondisi kedua aktivis di dalam penjara Israel dilaporkan sangat memprihatinkan. 

Keduanya ditempatkan di sel isolasi total dengan fasilitas lampu terang yang menyala terus-menerus selama 24 jam.

"De Avila dan Abukeshek menerima ancaman pembunuhan di dalam penjara Israel," tulis pernyataan Adalah.

Baca juga: Israel Siksa Aktivis Gaza Flotilla: Ikat Tangan, Pukul jika Gerak

Di sisi lain, tim hukum yang mendampingi kedua aktivis tersebut menegaskan bahwa tidak ada alasan kuat bagi otoritas Israel untuk terus menahan klien mereka. 

Dalam persidangan, pengacara menekankan bahwa seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada kedua aktivis tersebut tidak terbukti.

"Tuduhan terhadap mereka tidak berdasar dan tidak ada pembenaran hukum atas kelanjutan penahanan mereka," ungkap Adalah.

Baca juga: Global Sumud Flotilla dan Kegagalan Sistem Internasional

Tag:  #tekan #israel #bebaskan #aktivis #global #sumud #flotilla

KOMENTAR