IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 3,3 Persen, Ini Alasannya
International Monetary Fund (IMF).(shutterstock.com)
22:04
19 Januari 2026

IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 3,3 Persen, Ini Alasannya

- Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2026.

Pada proyeksi sebelumnya, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global 2026 hanya sebesar 3,1 persen menjadi 3,3 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Dikutip dari The Straits Times Senin (19/1/2026), IMF menilai kenaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi ini karena investasi di sektor kecerdasan buatan (AI) akan meningkat.

Kemudian ketegangan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China akan mereda.

Gencatan senjata perdagangan, yang dicapai oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada saat itu untuk menurunkan tarif bilateral dan menangguhkan kontrol ekspor selama satu tahun, juga telah menjadi berkah bagi negara-negara lain.

Selain itu, revisi ke atas pertumbuhan ekonomi global juga mempertimbangkan kebijakan fiskal dan suku bunga acuan The Fed yang lebih rendah.

Peningkatan proyeksi pertumbuhan ekonomi global ini seiring dengan peningkatan prospek ekonomi dari AS, China, hingga Jepang.

Meskipun perdagangan dunia tetap relatif kuat, berkat peningkatan ekspor terkait teknologi, pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju pada 2026 diperkirakan mencapai 1,8 persen, naik 0,2 poin.

IMF menyatakan bahwa ekonomi zona euro kemungkinan akan tumbuh 1,3 persen pada tahun 2026 dan ekonomi Jepang akan tumbuh 0,7 persen, dengan keduanya menerima revisi naik sebesar 0,1 poin.

IMF mencatat bahwa kebijakan ekonomi Jepang, Jerman, dan AS diperkirakan akan sangat merangsang perekonomian dalam jangka pendek.

Laporan yang sama juga menyebutkan inflasi global akan turun secara stabil menjadi sebesar 3,8 persen pada 2026.

Proyeksi ini lebih rendah dari perkiraan inflasi 2025 yang sebesar 4,1 persen.

Potensi Penurunan Masih Mengintai Kendati demikian, IMF menilai risiko penurunan tetap masih tetap mengintai.

"Risiko terhadap prospek tetap cenderung ke arah penurunan," tulis IMF dalam laporan terbarunya.

Potensi penurunan datang dari pasar keuangan dan ekonomi global yang dapat dengan mudah terganggu oleh faktor-faktor seperti penurunan ekspektasi terhadap peningkatan produktivitas yang didorong oleh AI, ketegangan geopolitik, dan perang dagang baru antara AS dan negara-negara lain.

Sementara untuk tahun 2027, IMF mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,2 persen.

Proyeksi ini mempertimbangkan ketidakpastian pasar keuangan dan ekonomi.

Tag:  #naikkan #proyeksi #pertumbuhan #ekonomi #global #2026 #jadi #persen #alasannya

KOMENTAR