Saham Naik 145 Persen, Cek Rekomendasi Emiten Suku Cadang Indospring (INDS)
Ilustrasi saham.(SHUTTERSTOCK/THAPANA STUDIO)
14:28
15 Januari 2026

Saham Naik 145 Persen, Cek Rekomendasi Emiten Suku Cadang Indospring (INDS)

- Saham PT Indospring Tbk (INDS) mencuri perhatian investor di tengah rangkaian aksi korporasi yang dijalankan.

Harga saham emiten produsen suku cadang otomotif tersebut tercatat melonjak dan menjadi incaran investor.

Pada penutupan perdagangan Rabu, (14/1/2025) saham INDS mencatatkan auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 25 persen. Secara bulanan, saham INDS telah menguat 147,77 persen, sementara secara year to date (ytd) melonjak 145,58 persen.

Pada Desember 2025, perseroan mengumumkan transaksi afiliasi berupa pembelian aset operasional dari entitas anak. Dalam transaksi tersebut, PT Indobaja Primamurni (IBPM) menjual delapan unit mesin bekas dan empat unit komputer bekas kepada PT Indospring Tbk dengan nilai total sebesar Rp 3.017.747.000, belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). IBPM merupakan entitas anak perseroan dengan tingkat kepemilikan sebesar 96,50 persen.

Selain itu, PT Indospring Tbk juga telah menandatangani perjanjian sewa-menyewa ruang kantor dengan PT Indoprima Investama (IIV). Objek transaksi berupa sewa sebagian bangunan kantor seluas 66 meter persegi yang berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono KM 3,1, Prambangan, Kebomas, Gresik, dengan nilai sewa sebesar Rp 60.000.000 untuk jangka waktu satu tahun, terhitung sejak 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2026. Transaksi ini juga merupakan transaksi afiliasi mengingat PT IIV merupakan entitas induk akhir perseroan dengan kepemilikan langsung dan tidak langsung sebesar 88,41 persen.

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai pergerakan harga saham INDS tidak semata-mata dipicu oleh aksi penjualan aset. Menurutnya, pasar juga mengantisipasi potensi pembagian dividen serta re-rating valuasi perseroan.

“Investor cenderung mengantisipasi pembagian dividen dan re-rating valuasi saham. INDS cocok untuk investor yang memiliki strategi trading cepat, hal ini mengingat di semester pertama 2026 terdapat beberapa sentimen positif seperti rilis laporan keuangan, dividen, dan pemulihan sektor otomotif,” ujar Wafi dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).

Ia menambahkan, optimisme pasar juga ditopang oleh keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indospring Tbk yang diselenggarakan pada 23 Juni 2025.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2024, di antaranya pembagian dividen tunai maksimal sebesar Rp 52.499.976.800 atau setara Rp 8 per saham yang dijadwalkan dibayarkan pada Jumat, 25 Juli 2025.

Selain itu, perseroan menyisihkan Rp 1,5 miliar sebagai cadangan wajib, serta membukukan sisa laba bersih sebesar Rp 15.599.075.455 sebagai saldo laba.

Ke depan, manajemen PT Indospring Tbk menegaskan akan terus menjalankan strategi pertumbuhan yang terukur dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, guna menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Tag:  #saham #naik #persen #rekomendasi #emiten #suku #cadang #indospring #inds

KOMENTAR