Trump Restui Penjualan Chip Nvidia H200 ke China, AS Pungut 25 Persen
Pemerintahan Presiden Donald Trump mengizinkan Nvidia menjual chip AI H200 ke China. Namun, pemerintah AS akan mengambil 25 persen dari nilai penjualan chip tersebut.(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)
09:16
15 Januari 2026

Trump Restui Penjualan Chip Nvidia H200 ke China, AS Pungut 25 Persen

– Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan pemerintahannya akan menyetujui penjualan chip kecerdasan buatan Nvidia H200 ke China. Dalam kebijakan tersebut, pemerintah AS akan mengambil 25 persen dari nilai penjualan chip itu.

Pernyataan ini disampaikan Trump pada Rabu (14/1/2026), sehari setelah pemerintah AS menerbitkan regulasi resmi terkait penjualan chip tersebut.

Berbeda dengan chip Nvidia H20 yang sebelumnya dirancang khusus untuk pasar China, H200 merupakan bagian dari generasi Hopper yang juga dijual di Amerika Serikat dan pasar global lainnya. Chip ini tidak secara khusus dirancang atau diperlambat untuk keperluan ekspor.

Dikutip dari CNBC, Kamis (15/1/2026), Trump menegaskan bahwa performa H200 sudah tertinggal dua generasi dibandingkan chip AI Nvidia yang kini diproduksi, yakni Blackwell dan Rubin.

“Ini bukan level tertinggi, tetapi levelnya cukup bagus, dan China menginginkannya, orang lain juga menginginkannya, dan kami akan mendapatkan 25 persen dari penjualan chip tersebut,” ujar Trump.

Trump sejatinya telah mengumumkan persetujuan penjualan chip H200 ke China beserta potongan 25 persen untuk pemerintah AS sejak sebulan lalu.

Sebelumnya, Nvidia menyebut pasar China berpotensi bernilai hingga 50 miliar dollar AS per tahun.

“Kami mengizinkannya, tetapi Amerika Serikat mendapatkan 25 persen dari chip tersebut, dalam nilai dollar,” ujar Trump.

Syarat dan Pembatasan Ekspor

Dalam dokumen resmi yang diterbitkan Departemen Perdagangan AS pada Selasa (13/1/2026), disebutkan sejumlah persyaratan dalam aturan baru tersebut. Salah satunya, eksportir harus memastikan pasokan chip H200 di AS mencukupi.

Selain itu, penjualan chip ke China tidak boleh mengganggu kapasitas pabrik semikonduktor global yang dibutuhkan untuk memproduksi chip AI yang lebih canggih bagi pasar AS.

Pemerintah AS juga mensyaratkan pelanggan chip di China memiliki prosedur keamanan yang memadai. Chip tersebut harus menjalani pengujian independen oleh pihak ketiga di AS untuk memastikan spesifikasinya sebelum dikirim.

Pengiriman chip H200 ke China juga dibatasi maksimal 50 persen dari total produk yang dikirim ke pelanggan di AS. Dalam dokumen tersebut, pemerintah turut menyinggung chip MI325X buatan AMD.

Respons Nvidia

Nvidia menyambut positif keputusan pemerintah AS tersebut.

“Kami mengapresiasi keputusan Presiden Trump yang memungkinkan industri chip Amerika bersaing sekaligus mendukung lapangan kerja bergaji tinggi dan manufaktur di AS,” ujar juru bicara Nvidia dalam pernyataannya.

Menurut Nvidia, penawaran chip H200 kepada pelanggan komersial yang telah disetujui dan diverifikasi oleh Departemen Perdagangan menciptakan keseimbangan yang menguntungkan Amerika Serikat.

“Para pengkritik pemerintahan ini secara tidak sengaja justru mendorong kepentingan pesaing asing yang masuk daftar entitas AS,” lanjut pernyataan tersebut.

Minat Tinggi dari China

Pekan lalu, CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan minat pelanggan China terhadap chip H200 sangat tinggi. Nvidia bahkan telah kembali mengaktifkan rantai pasok untuk memproduksi chip tersebut.

“Kami telah menyalakan kembali rantai pasok kami, dan H200 kini mengalir di lini produksi,” kata Huang dalam konferensi pers di ajang CES di Las Vegas.

Meski demikian, belum jelas apakah regulator China akan menyetujui impor chip Nvidia, mengingat negara tersebut tengah mendorong penggunaan chip AI buatan dalam negeri yang kualitasnya lebih rendah demi kemandirian teknologi.

Huang menyebut Nvidia tidak mengharapkan pengumuman resmi dari pemerintah China.

“Kami tidak mengharapkan siaran pers atau deklarasi besar. Ini hanya akan berupa pesanan pembelian,” ujar Huang.

Dampak ke Proyeksi Penjualan

Tahun lalu, Huang memperkirakan total penjualan chip AI mencapai 500 miliar dollar AS hingga akhir 2026. Penjualan chip H200 ke China, jika terealisasi, akan berada di luar proyeksi tersebut.

Gedung Putih juga menyatakan telah memberlakukan tarif impor 25 persen terhadap sejumlah chip, termasuk H200, yang harus diimpor ke AS untuk diuji sebelum dikirim ke China.

Tag:  #trump #restui #penjualan #chip #nvidia #h200 #china #pungut #persen

KOMENTAR