Rekor Baru IHSG, Investor Asing Borong Saham Rp 1,6 Triliun
IHSG hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan hari ini. IHSG berada di level 8.963,49, naik 0,30 persen atau 26,74 poin dibandingkan penutupan sebelumnya.()
12:16
12 Januari 2026

Rekor Baru IHSG, Investor Asing Borong Saham Rp 1,6 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan rekor baru dengan menembus level psikologis 9.000.

Penguatan indeks saham acuan terjadi di tengah derasnya arus dana asing (inflow) yang masuk ke pasar saham domestik senilai Rp 1,6 triliun sepanjang sepekan terakhir.

IHSG tercatat menguat 0,13 persen secara mingguan dan bertahan di level 8.936. Pada perdagangan Kamis (8/1/2026), indeks bahkan sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) dengan menyentuh level 9.000 secara intraday.

Aksi beli investor asing di pasar reguler menjadi salah satu pendorong utama penguatan tersebut.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, mengatakan kembalinya IHSG ke level 9.000 mencerminkan kombinasi sentimen positif global dan domestik yang masih solid, meski pasar diwarnai dinamika kebijakan moneter global.

Dari sisi global, pasar mencermati sikap hawkish Bank of Japan (BOJ) yang memicu kekhawatiran terjadinya unwinding carry trade.

Sinyal kenaikan suku bunga di Jepang berpotensi mendorong penarikan likuiditas global, seiring investor yang selama ini memanfaatkan pinjaman yen murah untuk berinvestasi di pasar negara berkembang mulai memulangkan dananya.

Meski demikian, dampak sentimen tersebut dinilai masih dapat diimbangi oleh faktor pendukung lain.

Sentimen global positif juga datang dari reli harga komoditas tambang dan energi. Kenaikan harga komoditas, terutama tembaga yang mencetak rekor tertinggi seiring meningkatnya permintaan dari sektor teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan kendaraan listrik, turut mengangkat kinerja saham-saham sektor barang baku dan energi di Bursa Efek Indonesia.

Dari dalam negeri, penguatan IHSG ditopang oleh fenomena January Effect. Pada awal tahun, manajer investasi umumnya melakukan reinvestasi portofolio, sehingga mendorong kenaikan permintaan saham. Kondisi ini tercermin dari keberhasilan IHSG menembus level psikologis 9.000 dengan menyentuh posisi 9.002,92 secara intraday.

Selain itu, derasnya arus modal asing turut memperkuat pasar. Bank Indonesia (BI) mencatat investor asing membukukan beli bersih (net buy) sebesar Rp 1,44 triliun hanya dalam pekan pertama Januari 2026.

Total inflow yang mencapai sekitar Rp 1,6 triliun tersebut mencerminkan kepercayaan investor global yang masih kuat terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Menatap perdagangan pekan ini, yang hanya berlangsung empat hari pada 12-15 Januari 2026 karena adanya libur Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat (16/1/2026), David menilai peluang penguatan IHSG masih terbuka.

Ia menyarankan pelaku pasar untuk mencermati saham-saham yang berada dalam tren naik (uptrend) dengan dukungan aliran dana yang kuat.

Pada perdagangan terakhir pekan lalu, misalnya, sektor properti terlihat mulai kembali mencatatkan peningkatan minat beli dari investor.

Selain faktor teknikal, pasar juga akan menantikan rilis data Neraca Perdagangan Indonesia periode Desember.

Data tersebut dinilai krusial untuk menjaga sentimen positif pasar, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas global.

"Pasar menantikan apakah surplus perdagangan Indonesia masih berlanjut di tengah fluktuasi harga komoditas global. Angka surplus yang kuat akan memperkokoh nilai tukar Rupiah dan menjaga minat investor asing," ujar David, Senin (12/1/2026).

Dengan kombinasi penguatan IHSG ke level 9.000 dan derasnya arus dana asing, pasar saham Indonesia dinilai masih memiliki momentum positif di awal 2026, meski pelaku pasar tetap dihadapkan pada dinamika global yang perlu dicermati secara hati-hati.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

Tag:  #rekor #baru #ihsg #investor #asing #borong #saham #triliun

KOMENTAR