Harga Bitcoin (BTC) Masih Bergejolak, Turun 0,6 Persen
Pasar aset kripto masih bergerak dengan volatilitas tinggi. Bitcoin (BTC) kembali tertahan di level psikologis 90.000 dollar AS per BTC.
Berdasarkan data CoinMarketCap, Sabtu (10/1/2026), dalam perdagangan 24 jam terakhir, harga BTC melemah sekitar 0,6 persen ke posisi 90.419 dollar AS. Sepanjang hari, pergerakan harga Bitcoin cukup volatil.
Secara mingguan, kinerja Bitcoin masih mencatatkan kenaikan tipis sekitar 0,54 persen.
Ilustrasi bitcoin.
Namun tekanan terlihat lebih jelas dalam jangka menengah. Dalam 30 hari terakhir, harga Bitcoin terkoreksi sekitar 1,61 persen, sementara dalam periode 90 hari, penurunannya mencapai lebih dari 18 persen.
Sejak awal tahun 2026, Bitcoin masih membukukan kenaikan terbatas sekitar 1,92 persen.
Dari sisi fundamental pasar, kapitalisasi Bitcoin saat ini berada di kisaran 1,8 triliun dollar AS, dengan volume transaksi harian mencapai sekitar 38,4 miliar dollar AS.
Adapun, jumlah Bitcoin yang beredar tercatat sekitar 19,97 juta unit, mendekati batas maksimum suplai sebesar 21 juta unit. Dominasi Bitcoin di pasar kripto tetap kuat di kisaran 58,50 persen.
Tekanan juga melanda mayoritas aset kripto utama lainnya. Ethereum melemah sekitar 0,8 persen ke level 3.080 dollar AS.
XRP turun lebih dari 1,4 persen, Solana terkoreksi hampir 2 persen, sementara Dogecoin dan Cardano juga bergerak di zona merah.
Di tengah pelemahan tersebut, sejumlah aset kripto masih mencatatkan penguatan terbatas. Binance Coin (BNB) naik 0,4 persen, Tron menguat hampir 1 persen, dan Bitcoin Cash bergerak tipis di zona hijau.