Long Weekend, KAI Catat Peningkatan Penumpang ke Bandung
- Periode long weekend (libur panjang) mendorong peningkatan pergerakan masyarakat menuju Bandung dan sejumlah destinasi lainnya di Jawa Barat.
Pada Jumat (15/5/2026), tercatat arus kendaraan yang menuju Bandung mencapai 87.918 kendaraan. Kereta api (KA) termasuk moda transportasi yang banyak dipilih, dilansir dari Antara, Senin (18/5/2026).
- Museum Srihadi Soedarsono, Ruang Sunyi di Tengah Riuhnya Bandung
- Intip Compartment Suite KA Sangkuriang Bandung-Banyuwangi, Serasa Hotel Berjalan
Pergerakan wisatawan ke Bandung naik saat long weekend
Kereta api termasuk moda transportasi favorit
PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) mencatat tingginya mobilitas pelaku perjalanan di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung selama periode long weekend Kenaikan Yesus Kristus dari Rabu (13/5/2026) sampai Minggu (17/5/2026).
Hingga Sabtu (17/5/2026) pukul 10.00 WIB, sebanyak 91.678 pelaku perjalanan yang naik KA jarak jauh tercatat berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, mulai dari Purwakarta hingga Banjar.
Salah satu layanan yang paling banyak digunakan masyarakat selama libur panjang kali ini adalah KA Parahyangan.
Berdasarkan data sementara pada Sabtu pagi, sebanyak 18.006 pelaku perjalanan telah dan akan menggunakan KA Parahyangan selama periode long weekend.
KA Argo Wilis akan berhenti reguler di Stasiun Ciamis mulai 15 Juli 2025. KA Argo Wilis. Jadwal KA Argo Wilis. Bandung jadi tujuan favorit saat long weekend, jumlah penumpang kereta api dan Whoosh di Jawa Barat ikut naik.
Selain KA Parahyangan, sejumlah kereta jarak jauh lain yang melayani penumpang di Stasiun Bandung juga mencatat jumlah penumpang yang tinggi.
Beberapa di antaranya yakni KA Papandayan, KA Argo Wilis, KA Malabar, KA Sangkuriang, KA Lodaya, KA Ciremai, dan KA Harina.
Tingginya mobilitas juga terlihat pada rute favorit menuju Bandung. Rute Bandung–Gambir tercatat melayani 8.038 pelanggan, sedangkan rute Gambir–Bandung mencapai 7.624 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, tren perjalanan menuju Bandung menunjukkan bahwa transportasi kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan singkat antarkota.
“Bandung memiliki karakter wisata yang lengkap, mulai dari suasana kota yang sejuk, wisata kuliner, kawasan kreatif, hingga banyak pilihan aktivitas keluarga. Kereta api menjadi pilihan karena perjalanan terasa lebih praktis dan pelanggan dapat menikmati waktu libur dengan lebih santai,” jelas Anne.
- 7 Tempat Wisata Edukasi di Bandung yang Seru dan Edukatif untuk Anak
- 5 Rekomendasi Outbound di Bandung untuk Liburan Akhir Pekan
Bagaimana dengan KA lokal?
Bandung jadi tujuan favorit saat long weekend, jumlah penumpang kereta api dan Whoosh di Jawa Barat ikut naik.
Mobilitas masyarakat di Jawa Barat juga terlihat dari tingginya penggunaan layanan kereta lokal. Dari Rabu (13/5/2026) sampai Sabtu (16/5/2026), sebanyak 208.942 pelaku perjalanan menggunakan layanan kereta lokal di wilayah Daop 2 Bandung, termasuk Commuter Line Bandung Raya dan Commuter Line Garut.
Jumlah tersebut meningkat 2,87 persen dibanding periode yang sama pada pekan sebelumnya yang mencatat 203.112 pelanggan.
Tingginya penggunaan kereta lokal menunjukkan aktivitas masyarakat di Bandung Raya dan Garut tetap tinggi selama libur panjang, baik untuk wisata, silaturahmi, maupun aktivitas sehari-hari.
Peningkatan jumlah penumpang juga terjadi pada layanan kereta cepat Whoosh. Selama periode Rabu (13/5/2026) sampai Sabtu (16/5/2/206), sebanyak 75.097 pelaku perjalanan menggunakan layanan Whoosh.
Jumlah itu meningkat 17,80 persen dibanding periode Rabu (6/5/2026) sampai Sabtu (9/5/2026) yang mencatat 63.748 pelanggan.
Menurut Anne, tren perjalanan selama long weekend menunjukkan transportasi kereta api memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat menuju berbagai destinasi wisata dan pusat aktivitas di Jawa Barat.
- Panduan KA Malabar Bandung-Malang: Rute dan Harga Tiketnya
- Bandung Jadi Destinasi yang Sedang Berkembang Pesat di Asia