Gunung Dukono Meletus, Ada 5 Pendaki Terluka
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi dengan hembusan abu vulkanik setinggi 1.400 meter atau 1,4 kilometer di atas puncak, Senin (20/4/2026). (ANTARA/Badan Geologi)
15:35
8 Mei 2026

Gunung Dukono Meletus, Ada 5 Pendaki Terluka

Sebanyak lima pendaki terluka akibat erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (8/5/2026). Hal tersebut menurut informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Sedikitnya lima orang pendaki mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dilansir dari Antara, Jumat (8/5/2026).

Ada pendaki terluka akibat erupsi Gunung Dukono

Status Level II Waspada

Tim SAR gabungan melakukan evakuasi pendaki yang menjadi korban saat gunung api Dukono mengalami erupsi setinggi 10.000 meter pada Jumat (8/5/2026).HUMAS BASARNAS TERNATE Tim SAR gabungan melakukan evakuasi pendaki yang menjadi korban saat gunung api Dukono mengalami erupsi setinggi 10.000 meter pada Jumat (8/5/2026).

Saat ini, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas menyisir area yang dianggap berbahaya untuk mengevakuasi para pendaki, ditambah aktivitas vulkanik yang terus meningkat secara signifikan.

Berdasarkan data, erupsi terjadi pada pukul 07.41 WIT. Dampak erupsi mulai terlihat di permukiman warga, dengan wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Galela, tepatnya di Desa Mamunya. 

Gunung Dukono saat ini berada pada Status Level II Waspada. Aktivitas visual gunung menunjukkan peningkatan, sama halnya dengan aktivitas kegempaan yang tercatat oleh alat.

Adapun peningkatan tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak akhir Maret 2026, tepatnya Minggu (29/3/2026), dengan rata-rata kejadian erupsi mencapai 95 kali. 

BPBD Kabupaten Halmahera Utara dan BPBD Provinsi Maluku Utara masih mendata kondisi masyarakat dan pendaki di sekitar area yang terdampak. 

"Jumat menjelang siang, tim SAR gabungan juga terus melaksanakan penyisiran di kawasan Gunung Dukono guna mengevakuasi sejumlah pendaki yang mengalami situasi darurat akibat peningkatan aktivitas vulkanik," kata Abdul Muhari. 

Sementara itu, BPBD Kabupaten Halmahera Utara telah mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana Terpadu dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pos Pantau Gunung Dukono, SAR, tim medis, TNI/Polri serta masyarakat setempat.  

Tag:  #gunung #dukono #meletus #pendaki #terluka

KOMENTAR