Iran Semakin Menguasai Selat Hormus, Sudah Siapkan Rencana Khusus
- Iran telah membentuk sebuah badan untuk memberikan izin transit melalui Selat Hormuz dan memungut biaya tol dari kapal-kapal yang melintas.
Keputusan itu dilakukan di tengah upaya Washington yang terus mendesak tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali jalur air strategis yang ditutup oleh Teheran tersebut.
Baca juga: Iran Bantah Tuduhan Trump soal Serangan ke Kapal Korsel di Selat Hormuz
“Otoritas Selat Teluk Persia telah memberlakukan kerangka kerja baru yang mewajibkan kapal-kapal untuk memperoleh izin transit dan membayar tol sebelum berlayar,” tulis Lloyd's List, jurnal industri yang mengenai pelayaran dan perdagangan maritim, dilansir AFP, Jumat (8/5/2026).
Kapal-kapal juga harus memberikan informasi jelas terkait kepemilikan hingga rute perjalanannya.
"Kapal diharuskan untuk menyerahkan catatan rinci tentang kepemilikan, asuransi, detail awak kapal, dan rute transit yang direncanakan", mengutip formulir yang dikirim oleh otoritas tersebut.
Baca juga: AS-Iran Saling Serang Lagi, Bagaimana Nasib Gencatan Senjata?
Iran akan tegakkan kedaulatan di Selat Hormuz
Pada Selasa (5/5/2026), stasiun televisi Iran, Press TV, mengatakan Teheran telah membangun "sistem untuk menjalankan kedaulatan atas Selat Hormuz",
Informasi tersebut juga menyebut bahwa kapal-kapal yang melewati selat tersebut dikirimi "peraturan" dari email [email protected].
Mekanisme baru ini muncul ketika Presiden AS Donald Trump menghentikan sementara operasi singkat yang berupaya memaksa pembukaan Selat Hormuz bagi kapal-kapal dagang.
Iran diketahui telah berulang kali mengindikasikan upaya untuk menerapkan realitas baru di Selat Hormuz, dengan memungut bea masuk dari kapal-kapal yang melintas.
Baca juga: 3 Kapal Perang AS Diserang Iran di Selat Hormuz, Rudal dan Drone Diluncurkan
AS usul Resolusi PBB untuk beri sanksi ke Iran
Rapat darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas serangan Amerika Serikat ke Venezuela, di markas PBB di New York, Senin (5/1/2026).
Merespons rencana Iran terkait Selat Hormuz, AS dan negara-negara Teluk mendorong resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengancam Iran dengan sanksi jika masih melakukan serangan terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut.
Termasuk meminta Teheran menghentikan pemberlakuan tarif tol dan mengungkapkan lokasi semua ranjau untuk memungkinkan kebebasan navigasi, menurut laporan Al Jazeera, Jumat.
Baca juga: Meski AS-Iran Damai, Selat Hormuz Butuh Waktu Lama untuk Pulih, Mengapa?
Berbicara di PBB pada Kamis (7/5/2026) para diplomat senior dari Qatar, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA) menekankan pentingnya memulihkan tingkat lalu lintas seperti sebelum perang di jalur laut tersebut.
Arab Saudi, Kuwait, dan AS, juga termasuk yang bersama-sama menyusun resolusi PBB tersebut.
Mereka menuntut agar Iran “segera berpartisipasi dan mendukung” upaya PBB untuk membangun koridor kemanusiaan di Selat Hormuz.
Tag: #iran #semakin #menguasai #selat #hormus #sudah #siapkan #rencana #khusus