IHSG Sesi I Anjlok 1,43 Persen, Saham BREN, BBCA, hingga ASII Jadi Pemberat
Ilustrasi IHSG(ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
13:12
12 Mei 2026

IHSG Sesi I Anjlok 1,43 Persen, Saham BREN, BBCA, hingga ASII Jadi Pemberat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok pada perdagangan sesi pertama, Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melemah 1,43 persen ke level 6.807 pada akhir sesi pertama perdagangan.

Tekanan terbesar datang dari saham saham berkapitalisasi besar atau big caps.

Saham PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) menjadi pemberat utama setelah anjlok 15 persen.

Selain itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 3,7 persen.

Baca juga: IHSG Anjlok 1,22 Persen Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI

Saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah 2,06 persen, sedangkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkoreksi 1,2 persen.

Dari sisi sektoral, hanya sektor transportasi yang masih bertahan di zona hijau.

Sementara itu, sektor industrial dan infrastruktur memimpin pelemahan pasar pada sesi pertama perdagangan.

Pergerakan bursa saham Asia terlihat bervariasi.

Bursa Tokyo dan Hong Kong bergerak menguat pada perdagangan siang hari. Sebaliknya, bursa Mumbai dan Shanghai berada di zona merah.

IHSG sempat dibuka menguat di level 6.946,84. Indeks bahkan menyentuh posisi tertinggi harian di 6.977,28.

Namun, tekanan jual yang meningkat membuat IHSG berbalik arah hingga menyentuh level terendah di 6.802,84.

Baca juga: Saham Konglomerasi Terancam Keluar dari MSCI

Mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia bergerak melemah. Sebanyak 456 saham turun, 192 saham menguat, dan 166 saham bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan juga terpantau ramai.

Volume transaksi mencapai 18,89 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,50 triliun.

Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,49 juta kali transaksi.

Tag:  #ihsg #sesi #anjlok #persen #saham #bren #bbca #hingga #asii #jadi #pemberat

KOMENTAR