Pakistan Diam-diam Lindungi Pesawat Iran saat Perang, Main Dua Kaki?
Pakistan dilaporkan secara diam-diam mengizinkan pesawat militer Iran untuk berlindung di salah satu pangkalan udara utamanya di tengah perang.
Hal tersebut mengemuka berdasarkan laporan CBS News pada Senin (11/5/2026) yang mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS).
Laporan ini muncul saat Islamabad memosisikan diri sebagai negosiator diplomatik antara Iran dan AS.
Baca juga: Bukan Damai, Bukan Perang: AS dan Iran Sama-sama Enggan Mengalah
Menurut laporan tersebut, sejumlah pesawat Iran dipindahkan ke Pangkalan Angkatan Udara Nur Khan Pakistan sesaat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata pada awal April 2026.
Salah satu aset militer yang terdeteksi berada di pangkalan tersebut adalah pesawat pengintai RC-130 milik Angkatan Udara Iran.
Pesawat tersebut yang merupakan varian pengintai dari pesawat angkut Lockheed C-130 Hercules.
CBS News melaporkan, langkah Iran memindahkan pesawat-pesawat tersebut bertujuan untuk melindungi aset udara mereka dari potensi serangan AS di tengah eskalasi ketegangan regional.
Baca juga: Ngebet Akhiri Perang, Trump “Kehabisan Kartu” untuk Paksa Iran Tunduk
Menanggapi laporan ini, Senator AS Lindsey Graham menyatakan perlunya peninjauan kembali terhadap posisi Pakistan.
Melalui unggahannya di platform media sosial X, Graham memberikan komentar tajam.
"Jika laporan ini akurat, maka diperlukan evaluasi ulang secara menyeluruh terhadap peran yang dimainkan Pakistan sebagai mediator antara Iran, AS, dan pihak lainnya," tulis Graham.
Bantahan dari Pakistan dan Taliban
Di sisi lain, pihak Pakistan membantah keras tuduhan tersebut.
Seorang pejabat senior Pakistan menegaskan kepada CBS News bahwa aktivitas militer di Pangkalan Nur Khan tidak mungkin dirahasiakan.
Baca juga: Gagal Damai, Trump Berencana Akhiri Gencatan Senjata dengan Iran
"Aktivitas semacam itu tidak mungkin tetap tersembunyi karena pangkalan tersebut terletak di daerah perkotaan yang padat penduduk," ujar pejabat tersebut.
Selain ke Pakistan, Iran juga dilaporkan memindahkan pesawat sipil ke Afghanistan.
Pejabat penerbangan sipil Afghanistan menyebutkan bahwa pesawat milik Mahan Air mendarat di Kabul sesaat sebelum perang dimulai dan tetap di sana setelah ruang udara Iran ditutup.
Pesawat tersebut kemudian dipindahkan ke Bandara Herat di dekat perbatasan Iran.
Namun, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah laporan keberadaan pesawat Iran tersebut.
Dia menegaskan bahwa Teheran tidak perlu merelokasi pesawat ke Afghanistan.
Baca juga: UEA Diam-diam Ikut Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Perang?
Posisi Pakistan
Dilansir dari India Today, Kabar ini semakin memperumit posisi Pakistan yang sedang melakukan aksi "keseimbangan" diplomatik.
Islamabad berusaha menjaga hubungan baik dengan Washington sembari menghindari keretakan hubungan dengan Teheran maupun China.
Berdasarkan data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), China menyumbang hampir 80 persen dari impor senjata utama Pakistan antara tahun 2020 dan 2024.
Sejauh ini, Beijing memuji peran Pakistan dalam memfasilitasi komunikasi tidak langsung antara Teheran dan Washington.
Baca juga: Antara Pelukan dan Jebakan: Rencana KTT Trump-Xi di Tengah Perang Iran
Tag: #pakistan #diam #diam #lindungi #pesawat #iran #saat #perang #main #kaki