Jadwal dan Titik One Way Arus Balik Lebaran 2026
One way lokal di Tol Semarang-Solo Mudik Lebaran 2026(JTT)
13:35
24 Maret 2026

Jadwal dan Titik One Way Arus Balik Lebaran 2026

Puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi mulai hari ini, 24 Maret 2026 dan akhir pekan nanti pada 28-29 Maret 2026.

Untuk mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah titik, Korlantas Polri resmi menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way nasional.

Catat jadwal dan sistem one way arus balik Lebaran 2026 berikut ini, seperti dilaporkan Kompas.com.

Baca juga: Waktu Terbaik Pulang dari Mudik untuk Hindari Macet Puncak Arus Balik

Kapan sistem one way arus balik berlaku?

Sistem satu arah (one way) berlaku pada 23-29 Maret 2026, sesuai dengan prediksi tanggal arus balik Lebaran 2026.

Sistem buka tutup jalan tol ini bersifat situasional dan dijadwalkan berlangsung hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, tergantung kondisi lalu lintas di lapangan.

Baca juga: Meriah! 50 Balon Udara Hiasi Langit Semayu dalam Festival Mudik 2026 Wonosobo 

Di mana saja sistem one way berlaku?

Sistem satu arah diberlakukan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung (Semarang) hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama (Karawang).

Serta diterapkan di sejumlah titik, seperti KM 459 Salatiga hingga KM 420 Banyumanik.

Pengendara menuju Jakarta diimbau untuk selalu mematuhi rambu serta arahan petugas karena skema bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti lonjakan kendaraan.

Baca juga: Bagasi Kereta Terbatas, KAI Minta Penumpang Kirim Oleh-oleh Mudik Terpisah

Rekayasa lalu lintas lainnya: contraflow dan ganjil genap

Ilustrasi rekayasa lalu lintas contraflow saat mudik Lebaran 2026Dok. Jasa Marga Ilustrasi rekayasa lalu lintas contraflow saat mudik Lebaran 2026

Selain sistem one way, pemerintah juga menyiapkan rekayasa tambahan untuk memperlancar arus balik berupa:

  • Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta
  • Ganjil-Genap dari KM 414 Semarang-Batang hingga KM 47 Jakarta-Cikampek dan ruas tol Tangerang-Merak KM 98 hingga KM 31

Jalur Fungsional Japek II Selatan juga dibuka sepanjang 53 kilometer untuk kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta untuk mengurangi beban kendaraan di titik krusial seperti Simpang Cikampek.

Dengan berbagai rekayasa lalu lintas ini, pemerintah berharap arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan terkendali meski volume kendaraan meningkat signifikan.

Baca juga: Kampung di Yogyakarta Ini Bebas dari Suara Kendaraan Bermotor, Penuh Ketenangan

Buka tutup rest area

Pemudik disarankan memastikan bahan bakar cukup dan memanfaatkan rest area alternatif untuk menghindari antrean panjang.

Lonjakan kendaraan menyebabkan sejumlah rest area mengalami kepadatan tinggi. Operator tol Jasa Marga menerapkan sistem buka-tutup di beberapa titik, di antaranya:

  • Rest Area KM 487 dan KM 456 (Tol Semarang-Solo)
  • Rest Area KM 62 Dawuan dan KM 52 Karawang Timur (Tol Cikampek)

Baca juga: Pulang ke Indonesia dari Thailand, Kini Kamu Mesti Bayar Rp 608.000

Hindari puncak arus mudik

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat agar menghindari perjalanan di tanggal puncak arus balik pada 24 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Sebaliknya, , pemerintah memberikan diskon tarif tol 30 persen khusus perjalanan pada 26–27 Maret 2026 guna mendistribusikan arus kendaraan.

Lebih lanjut, pemudik juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung melalui CCTV yang tersedia di situs resmi Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR sebelum melakukan perjalanan.

Baca juga: Libur Lebaran di Sirkuit Mandalika, Warga Diajak Keliling Sirkuit Naik Trailer

Tag:  #jadwal #titik #arus #balik #lebaran #2026

KOMENTAR