Libur Lebaran 2026, Yogyakarta Akan Dikunjungi 8,2 Juta Orang
Wisatawan mulainpadati kawasan Malioboro sejak sore hari, Senin (22/12/2025)(KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO)
11:42
20 Februari 2026

Libur Lebaran 2026, Yogyakarta Akan Dikunjungi 8,2 Juta Orang

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menempati posisi keempat sebagai provinsi tujuan favorit nasional saat masa libur Lebaran tahun 2026. 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, menurut survei, 8,2 juta orang diprediksi akan melakukan perjalanan di wilayah ini selama periode tersebut.

"Kami berharap Pemprov Yogyakarta dapat memberikan dukungan dalam hal menyediakan akses yang mudah bagi para pemudik untuk menuju simpul-simpul transportasi seperti terminal, stasiun, hingga bandara, serta layanan angkutan feeder pada lokasi-lokasi mudik gratis,” kata Dudy dalam siaran resmi, dikutip Jumat (20/2/2026).

Baca juga: Jadwal KRL Jabodetabek dan Yogyakarta Selama Bulan Puasa 2026

Menhub mengatakan, penting untuk menyiapkan semua aspek, khususnya yang berkaitan dengan sarana dan prasarana transportasi dengan matang.

Sehingga pergerakan masyarakat dari dan menuju DIY dapat berjalan aman, lancar, nyaman, dan terkendali.

Menurut Dudy, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu tujuan utama pergerakan masyarakat pada masa libur Lebaran, baik untuk mudik maupun wisata. 

Peningkatan arus kendaraan dan mobilitas antarmoda di wilayah ini memerlukan kesiapan yang terencana dan terkoordinasi.

Baca juga: Yogyakarta Tak Ingin Disamakan dengan Bali, Pertahankan Alam dan Budaya Lokal

Suasana keramaian Malioboro pada malam hari.KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Suasana keramaian Malioboro pada malam hari."Karena itu, melalui pertemuan ini, kami ingin memastikan seluruh aspek operasional, pengendalian lalu lintas, serta pelayanan transportasi dapat kita siapkan secara terpadu sebelum masa libur berlangsung,” ujar Dudy saat bertemu Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Paku Alam X di Kantor Gubernur DIY, Kamis (19/2).

Lebih lanjut disampaikan, sejumlah simpul transportasi di wilayah Yogyakarta juga diprediksi akan jadi yang terpadat selama masa libur Lebaran tahun ini. 

Baca juga: Penerbangan Langsung Yogyakarta–Bandung Dibuka Mulai Februari 2026

Stasiun Tugu Yogyakarta menempati urutan pertama sebagai stasiun tujuan terpadat dengan prediksi jumlah penumpang sebanyak 867 ribu orang.

Diikuti Stasiun Lempuyangan, dengan prediksi jumlah penumpang sebanyak 551 ribu penumpang. 

Sementara itu, Bandara YIA menempati peringkat keempat sebagai bandara tujuan terpadat dengan prediksi jumlah penumpang sebanyak 513 ribu orang.

Antisipasi macet di Yogyakarta

Pada pertemuan tersebut, Menhub juga membahas pengoperasian tol fungsional Prambanan-Purwomartani guna mendukung kelancaran arus mudik, khususnya yang menuju DIY. 

Katanya, exit Tol Purwomartani akan menjadi titik akhir, sehingga berpotensi menjadi simpul pertemuan arus kendaraan dari jalan tol menuju jaringan jalan nasional dan arteri.

Baca juga: Lengkap, Ini Daftar Acara Seru di Yogyakarta Sepanjang 2026

"Dengan kondisi seperti itu, terdapat potensi penumpukan dan kepadatan kendaraan, terutama pada puncak arus mudik dan balik," kata Dudy.

Maka dari itu, lanjutnya, perlu pengawasan lalu lintas secara intensif, rekayasa lalu lintas di sekitar tol, koordinasi antara Korlantas, Dishub, dan Pengelola Jalan Tol, serta penempatan personel dan sarana pendukung di lapangan.

Pantai Kukup di Gunungkidul, Yogyakarta.Shutterstock/Ibenk_88 Pantai Kukup di Gunungkidul, Yogyakarta.Kemudian, Dudy juga meminta Pemprov DIY untuk mengantisipasi kemacetan yang disebabkan oleh pasar tumpah di sejumlah titik. Seperti Pasar Bendungan, Pasar Mangiran Srandakan, dan Pasar Demangan.

Kata Dudy, antisipasi juga perlu dilakukan pada sejumlah lokasi wisata, seperti Malioboro, Kaliurang, Parangtritis, Pantai Baron, dan beberapa titik lainnya.

"Terkait pasar tumpah, perlu pengendalian dan pengaturan hambatan samping arus kendaraan di jalan nasional. Begitu pun di tempat wisata, perlu manajemen arus lalu lintas yang terpadu untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dari dan ke sekitar lokasi wisata,” ungkap Dudy.

Baca juga: 2 Ruas Tol Baru Yogyakarta Akan Difungsikan, Siap Kurangi Beban Arus Mudik Lebaran 2026

Peningkatan pengawasan dan keselamatan

Dudy mengatakan, saat ini telah dilakukan penambahan penjaga lintasan dan koordinasi dengan Pemprov DIY serta pihak-pihak terkait untuk penanganan bencana, seperti banjir, longsor, maupun daerah rawan gunung merapi.

“Di Yogyakarta terdapat perlintasan sebidang sebanyak 46 titik, di mana saat ini telah dilakukan penambahan sebanyak 8 penjaga untuk meningkatkan pengawasan," tuturnya.

Meskipun jumlah perlintasan sebidang di wilayah ini relatif sedikit, sambung Dudy, tetapi tetap perlu kewaspadaan ekstra untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada masa libur Lebaran.

Potret Stasiun Tugu Yogyakarta saat malam hariHumas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Potret Stasiun Tugu Yogyakarta saat malam hari

Lebih lanjut, guna memastikan kelancaran pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2026, Menhub Dudy juga meminta Pemprov DIY agar memberikan sejumlah dukungan pada beberapa aspek.

Salah satunya dengan diadakannya Posko Pelayanan dan Monitoring Angkutan Lebaran, guna memastikan kesiapan armada dan simpul transportasi, serta pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi.

Kemudian, perlu disediakan informasi seputar mudik yang memadai bagi masyarakat, termasuk sosialisasi keselamatan berkendara, khususnya bagi pengguna kendaraan pribadi. 

Tak hanya itu, sambungnya, perlu disampaikan pula informasi terkait cuaca dan kepadatan lalu lintas kepada masyarakat secara berkala.

Baca juga: Bandung – Yogyakarta Kini Bisa Naik Pesawat dari Bandara Husein Sastranegara

Mudik Gratis Kemenhub

Menhub Dudy juga menyampaikan, Kementerian Perhubungan pada Angkutan Lebaran 2026 kembali mengadakan program mudik gratis.

Program mudik gratis ini diberikan untuk membantu masyarakat agar dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. Serta,  mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi besar menyebabkan kepadatan lalu lintas. 

Dalam konteks ini, lanjutnya,  DIY jadi salah satu daerah tujuan yang dilayani oleh program tersebut.

Kementerian Perhubungan menyediakan 401 unit bus untuk mengangkut 15.834 penumpang, dan delapan unit truk untuk mengangkut 240 sepeda motor.

Baca juga: Yogyakarta ke Tegal Kini Makin Mudah, Bisa Naik Bus yang Nyaman

Ilustrasi mudik gratis Kemenhub.KEMENHUB Ilustrasi mudik gratis Kemenhub.

Sejumlah angkutan tersebut disiapkan untuk periode arus mudik tanggal 16-18 Maret 2026 dan arus balik tanggal 24-25 Maret 2026.

Kata Dudy, Terminal Giwangan jadi salah satu lokasi keberangkatan truk pada masa arus balik.

Selain itu, untuk moda kereta api, Kementerian Perhubungan menyediakan kursi untuk 28.182 penumpang, dan 11.900 sepeda motor.

Kuota ini diberikan untuk periode arus mudik tanggal 13-19 Maret 2026, dan arus balik tanggal 24-30 Maret 2026, yang melayani lintas utara, lintas tengah, dan lintas selatan. 

Stasiun Lempuyangan jadi stasiun tujuan pada lintas tengah dan lintas selatan dalam program angkutan motor gratis.

Tag:  #libur #lebaran #2026 #yogyakarta #akan #dikunjungi #juta #orang

KOMENTAR