Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran
Rudal Iran (Tasnimnews)
08:20
12 Juni 2026

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

Ketegangan membara perang di Timur Tengah memasuki babak baru setelah Amerika Serikat klaim Iran mendadak menyepakati perjanjian damai dengan Iran.

Langkah besar ini diambil guna menghentikan eskalasi konflik bersenjata yang hampir meledak menjadi perang terbuka.

"Kita baru saja mencapai kesepakatan besar dalam perang dengan Iran," kata Presiden AS Donald Trump kepada wartawan di Oval Office, Kamis (11/6) dikutip dari CNN.

Presiden China, Xi Jinping, diperkirakan akan menekan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait isu Taiwan dan perang tarif dalam pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di tengah memanasnya perang Iran. [istimewa]Presiden China, Xi Jinping, diperkirakan akan menekan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait isu Taiwan dan perang tarif dalam pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di tengah memanasnya perang Iran. [istimewa]

Rencana penandatanganan kesepakatan krusial tersebut kini tengah dimatangkan dan dijadwalkan berlangsung di benua Eropa.

Proses administrasi naskah perdamaian diproyeksikan selesai secara menyeluruh dalam kurun waktu beberapa hari mendatang.

"Kedua pihak, tergantung pada penyelesaian dokumen yang seharusnya selesai dalam beberapa hari ke depan, mungkin akan melakukan penandatanganan, kemungkinan di Eropa. Ini adalah hal yang luar biasa.".

Rudal balistik Iran (MEMO/Anadolu)Rudal balistik Iran (MEMO/Anadolu)

Delegasi Amerika Serikat dalam prosesi penandatanganan dokumen diplomatik tersebut nantinya akan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden JD Vance.

Gedung Putih meyakini otoritas tertinggi Teheran memberikan lampu hijau karena posisi mereka yang sudah terdesak dalam konflik ini.

Iran dinilai bersedia mematuhi klausul utama yang melarang kepemilikan dan pengembangan senjata pemusnah massal di masa depan.

Perjanjian ini juga membawa angin segar bagi stabilitas ekonomi dunia dengan pemulihan akses di kawasan perairan strategis.

Peta konflik berubah drastis mengingat beberapa jam sebelumnya Washington sempat mengancam akan menghancurkan instalasi vital pertahanan musuh.

Perintah operasi penyerangan udara yang telah dijadwalkan akhirnya ditarik kembali setelah tercapai titik temu antar-pemimpin negara.

Hubungan kedua negara sempat berada di titik nadir setelah insiden jatuhnya helikopter Apache milik militer Washington awal pekan ini.

Kontak senjata yang melibatkan pasukan kedua belah pihak di Selat Hormuz sempat mengancam efektivitas gencatan senjata yang disepakati sejak April lalu.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Tag:  #habis #dibombardir #donald #trump #umumkan #damai #dengan #iran

KOMENTAR