Paten Terbaru Ungkap HP Layar Gulung Samsung, Bisa Melebar Tanpa Dilipat
Terdapat sebuah logo Samsung pada bagian engsel Samsung Galaxy Z Flip(KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO)
10:12
27 Mei 2026

Paten Terbaru Ungkap HP Layar Gulung Samsung, Bisa Melebar Tanpa Dilipat

- Samsung belum selesai bereksperimen dengan desain layar smartphone yang lebih fleksibel.

Setelah mempopulerkan HP lipat lewat lini Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip, Samsung kini kembali mematenkan desain ponsel layar gulung (rollable) dan sliding baru.

Paten terbaru ini pertama kali ditemukan WearView dan xleaks7. Dari dokumen yang beredar, Samsung terlihat menyiapkan dua konsep HP berbeda dengan layar fleksibel yang bisa diperluas saat dibutuhkan.

Konsep pertama tampil seperti smartphone biasa pada umumnya. Sekilas tampangnya mirip dengan Galaxy S26 reguler dengan tiga modul kamera ala Galaxy Z Fold 7.

Dari dokumen yang beredar, Samsung terlihat menyiapkan dua konsep HP berbeda dengan layar fleksibel yang bisa diperluas saat dibutuhkan.
xleaks7 x wearview Dari dokumen yang beredar, Samsung terlihat menyiapkan dua konsep HP berbeda dengan layar fleksibel yang bisa diperluas saat dibutuhkan.

Yang bikin beda, dari hasil render yang beredar, konsep HP layar gulung ini punya bodi yang lebih memanjang.

Baca juga: Inikah Tampang HP Layar Gulung Samsung?

Ketika dibutuhkan, layar perangkat bisa ditarik ke samping sehingga area tampilannya melebar secara horizontal.

Namun, alih-alih dilipat seperti Galaxy Z Fold, layar perangkat ini memanjang keluar dari bodi lewat mekanisme sliding atau rolling.

Ada cutout dibagian modul kamera, jadi kamera akan ikut bergeser dengan layar tersembunyinya.

Konsep kedua justru lebih unik lagi. Dalam posisi normal, layar fleksibel perangkat ini sepenuhnya tersembunyi di dalam bodi HP. Jadi, bentuk awalnya tidak seperti smartphone pada biasanya.

Baru saat dua sisi perangkat ditarik ke arah kanan-kiri secara bersamaan, layar kemudian keluar dan memperluas area tampilan.

Konsep kedua justru lebih unik lagi. Dalam posisi normal, layar fleksibel perangkat ini sepenuhnya tersembunyi di dalam bodi HP.
xleaks7 x wearview Konsep kedua justru lebih unik lagi. Dalam posisi normal, layar fleksibel perangkat ini sepenuhnya tersembunyi di dalam bodi HP.

Vendor raksasa asal Korea Selatan ini menyebut pendekatan ini bisa membantu melindungi panel fleksibel dari goresan atau benturan ketika tidak digunakan.

Sama seperti paten pertama, di paten kedua, modul kamera belakang tampak berada di bagian bodi yang ikut bergerak bersama layar sliding. Desain ini memungkinkan bodi HP dibuat lebih tipis karena kamera tidak ditempatkan di atas panel layar gulung.

Samsung konon juga menyematkan sensor khusus untuk mendeteksi seberapa jauh layar diperluas dan seberapa cepat pergerakannya. Ini bakal membantu pengguna menyesuaikan ritme buka dan geser layar sliding dengan lebih presisi.

Meski terlihat menarik, perlu dicatat bahwa teknologi ini masih sebatas paten, bukan produk siap rilis, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

Samsung memang dikenal rutin mengajukan berbagai konsep perangkat futuristis setiap tahun, tetapi tidak semuanya benar-benar menjadi produk komersial.

HP rollable sendiri masih punya banyak tantangan teknis. Mulai dari daya tahan komponen bergerak, ruang baterai, mekanisme rolling layar, hingga reliabilitas jangka panjang.

Namun Samsung sebenarnya sudah cukup lama tertarik dengan kategori ini. Samsung Display beberapa kali memamerkan prototipe layar rollable dan slidable di ajang seperti Consumer Electronics Show (CES) dan Mobile World Congress (MWC).

Karena itu, konsep layar gulung ini bukan ide yang benar-benar baru di internal Samsung.

Gambar paten HP gulung SamsungSamsung Gambar paten HP gulung SamsungPada 2022, misalnya, Samsung mematenkan desain ponsel dengan layar yang dapat digulung ke badan paten dunia, World Intellectual Property Organization.

Baca juga: Laptop Layar Gulung Lenovo Rilis Awal Tahun Ini, Harga Rp 56 Jutaan

Ada tiga desain layar gulung (rollable) yang dipatenkan Samsung. Meski konsepnya sama, namun orientasinya yang berbeda.

Desain pertama menunjukkan layar ponsel yang bisa ditarik ke bawah/vertikal. Tertulis bahwa desain gulung seperti ini memiliki biaya produksi yang lebih hemat. Dengan demikian, rasio aspek layar akan jadi lebih lebar saat layar ditarik ke bawah.

Aspek rasio ini akan menjadi unik karena ponsel akan memanjang ke bawah. Belum lazim digunakan oleh kebanyakan vendor.

Desain paten kedua menunjukkan layar yang bisa ditarik ke samping atau horizontal. Menjadikan layar memiliki rasio aspek yang lebih bisa diterima berdasar standar saat ini, seperti untuk bermain game atau menonton YouTube.

Paten ketiga juga memiliki konsep layar yang ditarik ke samping (horizontal), namun juga menyertakan bagaimana kamera akan ditempatkan di layar yang bisa ditarik-ulur, dan cara kerjanya.

Desain ini juga bertujuan menyederhanakan desain, menghemat daya, serta memperluas ruang di dalam perangkat.

Pada 2024, Samsung mematenkan perangkat yang layarnya bisa diperluas dengan cara digeser atau ditarik vertikal ke atas.

Selain dapat digulung, smartphone ini juga dibekali sensor kualitas udara. Saat ini belum ada ponsel yang bisa mengukur langsung kualitas udara di sekitar.

Tag:  #paten #terbaru #ungkap #layar #gulung #samsung #bisa #melebar #tanpa #dilipat

KOMENTAR