Xiaomi: HP Flagship China Bisa Tembus Harga Rp 25 Juta
- Harga HP flagship China kemungkinan dibanderol lebih mahal lagi. Presiden Xiaomi Lu Weibing memberi peringatan baru-baru ini.
Menurut bos Xiaomi itu, harga HP flagship China bisa dipatok lebih dari 10.000 yuan (sekitar Rp 25,7 juta) pada akhir tahun 2026.
Bila benar-benar terjadi, maka kenaikan harganya terbilang drastis. Sebab, flagship Xiaomi seperti Xiaomi 17 Ultra dibanderol mulai dari 6.999 yuan (sekitar Rp 17,9 juta) dengan RAM 12/512 GB.
Namun Weibing tidak merinci apakah harga proyeksinya mengacu pada harga HP flagship dengan varian RAM dasar atau varian tertinggi.
Peringatan lonjakan harga ini didasarkan pada kenaikan harga memori yang dinilai makin sulit diakali oleh vendor smartphone.
Walau naik, Weibing meyakinkan konsumen bahwa perusahaannya tetap fokus pada value, di aspek manapun yang memungkinkan.
Eksekutif Xiaomi ini juga menerangkan bahwa urusan pasokan tidak bisa ditangani dengan cepat oleh produsen memori.
Baca juga: 10 HP Flagship Android Terkencang April 2026 Versi AnTuTu
Sementara membangun pabrik memori baru akan memerlukan waktu beberapa tahun dari awal pembangunan hingga produksi massal, walaupun permintaan di tengah tren AI meningkat pesat.
Karena itu, Weibing percaya bahwa tekanan harga memori bakal berlanjut hingga tahun 2027 atau bahkan 2028.
Adapun untuk harga smartphone yang akan datang seperti Xiaomi 17 Max, masih dalam pembahasan internal, mengingat biaya komponen yang masih fluktuatif.
Smartphone tersebut dijadwalkan rilis pada Mei 2026 ini dan menjadi model baru dari lini flagship Xiaomi 17 series.
Bila peringatan Lu Weibing benar terjadi, maka hal ini akan menandai pergeseran bagi pasar smartphone China.
Sebab, tantangan kenaikan harga memori dan komponen juga kemungkinan akan menular dan dihadapi oleh vendor smartphone lainnya termasuk Oppo, Vivo dan Honor.
Selain itu, umumnya penetapan harga smartphone China kerap agresif sehingga menjadi daya tarik utama bagi konsumen, dihimpun KompasTekno dari Gizmochina.
Harga chip naik, harga HP Xiaomi makin mahal
Bukan kali ini saja, sejak akhir tahun lalu, Lu Weibing juga telah memberikan peringatan serupa.
Saat itu, ia menyebut konsumen kemungkinan merasakan kenaikan harga ritel yang cukup signifikan, karena sebagian beban produksi memang harus dialihkan ke harga perangkat.
Namun menurut Weibing, penyesuaian harga saja tidak cukup untuk menutup seluruh tekanan biaya yang meningkat.
Baca juga: Chipset Baru Bakal Bikin Harga HP Android Makin Mahal?
Agustus 2025, Weibing juga telah menyinggung tajamnya lonjakan harga memori yang membuat perusahaan sulit mempertahankan harga jual smartphone. Situasi ini makin mencuat setelah banyak pengguna mengeluhkan harga awal Redmi K90.
Ponsel tersebut dibanderol 2.599 yuan (sekitar Rp 6,1 juta) untuk varian RAM 12/256 GB—lebih tinggi dari pendahulunya, Redmi K80, yang dilepas di harga 2.499 yuan (sekitar Rp 5,8 juta).
Kenaikan ini memperkuat dugaan bahwa lini ponsel kelas menengah Xiaomi akan mengalami penyesuaian harga lebih agresif.