Cloudflare PHK 1.100 Karyawan, Imbas Adopsi AI
Ilustrasi Cloudflare.(SOPA Images/LightRocket via Getty Images via Forbes)
09:03
9 Mei 2026

Cloudflare PHK 1.100 Karyawan, Imbas Adopsi AI

- Perusahaan infrastruktur internet dan keamanan siber, Cloudflare, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 20 persen tenaga kerjanya secara global.

Keputusan ini diambil seiring restrukturisasi operasional akibat adopsi kecerdasan buatan (AI). PHK tersebut berdampak pada lebih dari 1.100 karyawan. Berdasarkan laporan perusahaan, Cloudflare memiliki 5.156 pegawai tetap hingga akhir 2025.

Cloudflare mengatakan, perubahan ini dilakukan karena perusahaan mulai menata ulang cara kerja internal di tengah penggunaan AI yang meningkat pesat.

CEO Cloudflare Matthew Prince dan salah satu pendiri perusahaan, Michelle Zatlyn, menyebut perusahaan sedang membayangkan kembali setiap tim dan fungsi kerja untuk beroperasi di era "agen AI".

Baca juga: OpenAI Rilis Tiga Model AI Suara Baru, Bisa Terjemahkan Percakapan Realtime

Menurut perusahaan, PHK bukan dilakukan karena kinerja pegawai ataupun tekanan biaya jangka pendek, melainkan karena perubahan proses kerja dan desain ulang peran internal akibat implementasi AI.

Cloudflare mengungkapkan, penggunaan AI internal meningkat lebih dari enam kali lipat dalam tiga bulan terakhir. Hal tersebut disebut mendorong perubahan besar dalam operasional tim.

Perusahaan berbasis di San Francisco itu memperkirakan biaya restrukturisasi dan PHK mencapai 140 juta dollar AS hingga 150 juta dollar AS pada kuartal kedua 2026.

Di sisi lain, Cloudflare memperkirakan pendapatan kuartal kedua berada di kisaran 664 juta dollar AS hingga 665 juta dollar AS, sedikit di bawah ekspektasi analis sebesar 665,3 juta dollar AS.

Saham Cloudflare turun sekitar 19 persen dalam perdagangan lanjutan meski perusahaan membukukan kinerja kuartal pertama yang melampaui perkiraan pasar.

Pada kuartal pertama 2026, Cloudflare mencatat pendapatan sebesar 639,8 juta dollar AS.

Baca juga: Coinbase Rombak Organisasi karena AI, 700 Karyawan Kena PHK

Sebelumnya, perusahaan pembayaran digital Block juga mengumumkan pemangkasan lebih dari 4.000 pekerjaan pada Februari lalu sebagai bagian dari restrukturisasi operasional berbasis AI.

Sementara itu, ekonom Goldman Sachs memperkirakan AI telah menyebabkan hilangnya sekitar 5.000 hingga 10.000 pekerjaan per bulan sepanjang 2025 di berbagai industri, dirangkum KompasTekno dari Reuters.

Tag:  #cloudflare #1100 #karyawan #imbas #adopsi

KOMENTAR