Paten Lawas BlackBerry Ancam Industri Printer Global
- Paten lama milik BlackBerry kini disebut-sebut berpotensi mengguncang industri printer global.
Hak paten yang semula dikembangkan untuk perangkat ponsel pintar itu kini dipakai dalam gugatan hukum terhadap produsen printer Brother Industries, dan dinilai bisa membuka jalan bagi tuntutan serupa terhadap perusahaan lain.
Brother dituding langgar empat paten
Gugatan tersebut diajukan oleh Malikie Innovations dan Key Patent Innovations. Keduanya menuduh sejumlah printer buatan Brother melanggar empat paten yang mencakup teknologi komunikasi nirkabel aman, metode pengodean data, serta antarmuka layar sentuh. Menariknya, teknologi tersebut awalnya berasal dari pengembangan perangkat BlackBerry.
Saat ini, paten-paten itu berada di bawah kendali Malikie setelah BlackBerry melepas sebagian portofolio kekayaan intelektualnya kepada Key Patent Innovations pada 2023. Meski BlackBerry sudah tidak lagi dominan di bisnis perangkat keras, aset patennya masih dinilai memiliki nilai komersial tinggi.
Baca juga: BlackBerry Passport Jadi HP China, Dipasangi OS Android
Brother terancam ganti rugi hingga ubah desain produk
Dalam gugatan itu, Brother juga dituduh melakukan pelanggaran secara sengaja atau willful infringement. Penggugat menilai Brother tetap memakai teknologi terkait meski disebut sudah mengetahui keberadaan paten tersebut dan memiliki kesempatan untuk memperoleh lisensi.
Apabila tuduhan itu terbukti di pengadilan, Brother bisa menghadapi tuntutan ganti rugi dalam jumlah besar, termasuk kemungkinan hukuman tambahan.
Tak hanya itu, penggugat juga meminta pengadilan mengeluarkan perintah permanen atau injunction. Jika permintaan ini dikabulkan, Brother bisa dipaksa merombak desain produknya atau bahkan menghentikan penjualan printer tertentu.
Bisa jadi preseden bagi produsen printer lain
Kasus ini dipandang cukup serius karena berpotensi menjadi preseden hukum yang ikut menyeret produsen printer lain, seperti HP, Canon, dan Epson. Di sisi lain, perkara ini juga memperlihatkan bagaimana kekayaan intelektual dari perusahaan yang sudah meredup tetap bisa dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan melalui jalur litigasi.
Meski begitu, perkara tersebut masih berada pada tahap awal. Hingga kini Brother juga belum menyampaikan tanggapan resmi.
Jika memilih melawan gugatan, proses hukumnya diperkirakan berjalan panjang dan membutuhkan biaya besar, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechRadar.
Baca juga: CEO BlackBerry John Chen Mengundurkan Diri
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.
Tag: #paten #lawas #blackberry #ancam #industri #printer #global