Bukti Perjuangan Bos Xiaomi, Tak Malu Blusukan Langsung Meski Diabaikan
Pendiri Xiaomi, Lei Jun saat menghadiri Boao Forum for Asia Anual Conference 2025 yang digelar di Boao, China pada 27 Maret 2025(CTGN)
14:06
22 Januari 2026

Bukti Perjuangan Bos Xiaomi, Tak Malu Blusukan Langsung Meski Diabaikan

Ringkasan berita:

  • Sebuah video lawas menunjukkan Lei Jun yang diabaikan saat melakukan survei jalanan, kontras dengan statusnya kini sebagai tokoh besar yang selalu dikawal.
  • Lei Jun mendirikan Xiaomi pada 2010 dan sukses membesarkannya lewat strategi harga terjangkau, minim iklan, serta mengandalkan loyalitas pengguna.
  • Kesuksesan Xiaomi yang kini masuk tiga besar merek HP dunia mengantarkan Lei Jun menjadi miliarder China dengan kekayaan sekitar 35 miliar dollar AS pada 2026.

- Sebuah video lawas yang cukup populer di Instagram menunjukkan potret pendiri Xiaomi, Lei Jun pada tahun 2011. 

Lei Jun tampak menghampiri sejumlah orang yang lalu lalang di trotoar untuk disurvei, tetapi tampak dihiraukan. 

Sejumlah orang yang Jun hampiri tampak kurang tertarik dengan tawarannya, bahkan beberapa di antaranya menolak berbincang bersama pendiri Xiaomi itu dengan menggerakkan tangan, simbol penolakan.

Momen yang terekam dalam video itu salah satunya diunggah oleh akun @advicefromceo.s di media sosial Instagram. 

Dalam video itu, Lei Jun tampak mengenakan kaos polo hitam sembari menggenggam gadget berlayar cukup besar. 

Walau mendapat penolakan, Jun tetap berupaya menjaring pengunjung lainnya untuk diajak survei, sendirian tanpa rekan atau tim lainnya.

          View this post on Instagram                      

A post shared by ADVICE FROM CEOs (@advicefromceo.s)

Kondisi itu berbanding terbalik dengan Lei Jun sekarang yang dijaga pengawalan ketat. 

Contohnya pada akhir Maret 2025, Jun menghadiri Boao Forum for Asia Anual Conference 2025 yang digelar di Boao, China. Saat di venue konferensi itu, Jun yang sedang berjalan menjadi sorotan kamera orang-orang di sekitarnya.

Mereka juga berupaya mendekati Jun, tetapi dihalau oleh pengawal pendiri Xiaomi itu.

Satu yang tak berubah yaitu senyum yang menghiasi wajah pria kelahiran Hubei, China, tersebut.

Video yang populer di internet itu memang berdurasi singkat, tetapi menunjukkan bagaimana transformasi Lei Jun yang dulu dihiraukan, kini menjadi pusat perhatian orang-orang. 

Video itu juga menjadi saksi perjuangan Lei Jun yang merangkak dari nol untuk membangun Xiaomi, hingga kini menjadi salah satu jenama gadget di kancah global.

Bangun Xiaomi hingga jadi miliarder China

Walau berkarir di perusahaan teknologi sejak tahun 1992, nama Lei Jun baru dikenal di kancah global pada tahun 2010, khususnya ketika dia mendirikan Xiaomi bersama mantan eksekutif Google di China, Lin Bin.

Usai merilis smartphone, Xiaomi berkembang dengan cepat menjadi salah satu merek ternama dunia, hingga menyaingi Apple dan Samsung di berbagai pasar.

Salah satu strategi yang dikerahkan Lei Jun untuk Xiaomi di masa awal yaitu tidak mengeluarkan biaya iklan, melainkan menjualnya langsung agar mampu memangkas komisi ke pengecer.

Selain itu, Xiaomi juga mengandalkan loyalitas pelanggan agar membagikan pengalamannya memakai produk perusahaan ke media sosial.

Saat ponsel pertama Xiaomi rilis pada tahun 2011, perangkat ini langsung memikat konsumen domestik. Sebab, smartphone Xiaomi menawarkan desain yang ramping, spesifikasi tinggi, tetapi dengan harga yang terjangkau.

"Lei Jun sangat paham. Dia termasuk yang pertama menyadari bahwa konsumen China perlu merek yang bisa diandalkan," kata Philip Liso, konsultan yang berbasis di Shanghai, China dan sempat bekerja di Xiaomi, dikutip KompasTekno dari Financial Times.

Ilustrasi CEO Xiaomi, Lei Jun dan logo Xiaomi.GSMArena Ilustrasi CEO Xiaomi, Lei Jun dan logo Xiaomi.

Setelah sukses di China, Xiaomi ekspansi ke berbagai negara termasuk Indonesia dan Eropa. Seiring waktu, portofolio produk Xiaomi kian beragam, mulai dari tablet, laptop, perangkat wearable, peralatan rumah tangga hingga mobil pintar. 

Walau produknya sangat beragam, teknologi yang menyertai smartphone Xiaomi terus meningkat, termasuk kolaborasi dengan produsen kamera Leica demi memoles kamera ponsel.

Pada tahun 2025, laporan firma riset Counterpoint menunjukkan bahwa Xiaomi menempati peringkat ketiga dari 5 besar merek HP dunia. Posisi Xiaomi berada di belakang Apple dan Samsung.

Kesuksesan Xiaomi itu turut mengantarkan Lei Jun ke daftar orang terkaya di China. Total harta pria lulusan Ilmu Komputer di Universitas Wuhan ini pada 2026 mencapai 35 miliar dollar AS (sekitar Rp ).  

Di luar fokusnya ke Xiaomi, Lei Jun juga telah berinvestasi ke lebih dari 70 startup untuk mendukung inovasi kecerdasan buatan (AI), robotika, hingga teknologi finansial, dihimpun dari Beinsure.

Tag:  #bukti #perjuangan #xiaomi #malu #blusukan #langsung #meski #diabaikan

KOMENTAR