Viral ''Abang Grab'' Bawa Kamera Aneh di Motor, Ini Penjelasan Grab Indonesia
Penampakan abang Grab membawa kamera KartaCam 2 untuk mapping jalan untuk dipakai di GrabMaps.(Threads/ @sriwisnu)
09:06
16 Januari 2026

Viral ''Abang Grab'' Bawa Kamera Aneh di Motor, Ini Penjelasan Grab Indonesia

Ringkasan berita:

  • Viral “kamera di motor Abang Grab” ternyata alat pemetaan jalan, bernama KartaCam 2, untuk mengumpulkan citra jalan yang masuk ke sistem peta internal Grab, yakni GrabMaps.
  • Grab membangun peta sendiri karena peta pihak ketiga dianggap kurang lokal, sehingga GrabMaps dikembangkan sejak 2022 dengan melibatkan mitra pengemudi sebagai kontributor sambil tetap bisa menerima order.
  • Grab menjamin data anonim dan privasi aman, wajah serta plat nomor diburamkan, dan hingga kini GrabMaps sudah mencakup 49 kota dengan lebih dari 800.000 titik lokasi dan ratusan kilometer data jalan.

- Belakangan ini, warganet di Threads ramai membicarakan unggahan soal mitra pengemudi atau "Abang Grab" yang terlihat membawa alat tak biasa di bagian belakang motornya.

Bukan boks tambahan atau perangkat pengiriman, alat tersebut tampak seperti kamera besar yang terpasang menjulang ke atas.

Dalam postingan yang viral, pemilik akun Threads dengan username @sriwisnu mengaku penasaran lalu mengajak sang mitra Grab mengobrol.

KompasTekno telah menghubungi @sriwisnu via Thread dan sudah memperoleh izin untuk menggunakan kontennya sebagai bahan pemberitaan.

Dari perbincangan singkat itu, terungkap bahwa alat “aneh” tersebut ternyata bukan aksesori tambahan, melainkan kamera yang digunakan untuk memetakan jalan.

Mitra pengemudi itu diketahui bernama Pak I, hanya disebutkan inisialnya. Ia menjelaskan bahwa tugasnya adalah menyusuri jalan dan gang yang nantinya akan masuk ke dalam peta milik Grab. Data visual yang terekam oleh kamera kemudian akan diunggah ke pusat data Grab.

“Dia bilang bahwa Grab sedang membuat peta sendiri,” tulis @sriwisnu.

Penjelasan Grab

Mitra driver Grab menggunakan kamera action KartaCam 2 di helm untuk membantu mapping jalan GrabMaps.Grab Mitra driver Grab menggunakan kamera action KartaCam 2 di helm untuk membantu mapping jalan GrabMaps.

KompasTekno pun mengonfirmasi hal ini kepada Grab Indonesia. Lewat keterangan tertulis kepada KompasTekno, Grab Indonesia membenarkan bahwa mitra pengemudi tersebut memang "Abang Grab" yang sedang menjalankan aktivitas pemetaan untuk layanan peta internal mereka, GrabMaps.

Perusahaan ride-hailing yang berkantor pusat di Singapura ini merinci, perangkat yang terpasang di motor mitra pengemudi tersebut bernama KartaCam 2. Perangkat ini merupakan kamera khusus yang digunakan dalam inisiatif GrabMaps untuk mengumpulkan citra jalan atau street-level imagery.

GrabMaps Indonesia sendiri mulai dijajaki pada 2022. Grab mengatakan, pengembangan GrabMaps dilakukan untuk menjawab keterbatasan peta pihak ketiga yang dinilai belum sepenuhnya terlokalisasi untuk kebutuhan Asia Tenggara.

Dengan dibangun oleh komunitas lokal, GrabMaps versi Indonesia diklaim menghadirkan data yang lebih presisi, relevan, dan terus diperbarui. 

Grab menjelaskan, hingga akhir Desember 2024, ada 80 kontributor di berbagai wilayah. Pada awal 2026 ini, Pak I tampaknya menjadi salah satu yang bergabung menjadi kontributor mapping GrabMaps.

Grab menjelaskan, abang Grab seperti Pak I yang menjadi kontributor tetap dapat menerima dan menjalankan order seperti biasa sambil melakukan aktivitas mapping jalan.

"Di Indonesia, Mitra secara rutin membantu mengumpulkan data lokasi, mencatat points of interest (POI), serta merekam citra jalan (street-level imagery), baik saat menjalankan pengantaran maupun ketika tidak sedang menerima order," kata Grab kepada KompasTekno.

Kehadiran peta ini, kata Grab, diharapkan membantu merchant agar lokasi usahanya lebih mudah ditemukan, membantu mitra pengemudi menemukan rute paling efisien, mendukung navigasi last mile termasuk jalan kecil dan area sulit dijangkau, hingga menjadi dasar perhitungan jarak dan tarif.

Pemetaan ini tidak hanya digunakan secara internal di layanan Grab. Saat ini, GrabMaps juga dimanfaatkan oleh pihak eksternal seperti AWS Location Service dan Bing Maps. Ke depan, Grab menargetkan GrabMaps menjadi solusi peta pilihan di Asia Tenggara.

Alva bersama Grab dan Aizen Indonesia resmi menjalin kerja sama strategis untuk mendorong penggunaan sepeda motor listrik di Indonesia.Foto: Alva Alva bersama Grab dan Aizen Indonesia resmi menjalin kerja sama strategis untuk mendorong penggunaan sepeda motor listrik di Indonesia.Soal privasi, Grab memastikan perlindungan data menjadi perhatian utama. Grab menegaskan, tidak ada data pribadi atau personally identifiable information yang dikumpulkan maupun disimpan di server Grab.

"Data GPS yang digunakan sepenuhnya dianonimkan dan hanya berupa koordinat lokasi, tanpa dikaitkan dengan identitas individu," kata Grab.

Perlindungan privasi lain yang diterapkan, yakni memburamkan wajah orang dan plat nomor kendaraan yang terekam dengan bantuan AI hingga menerima permintaan pengaburan rumah bagi yang tidak berkenan.

Memasuki tahun kelima pengembangan, Grab menyebut telah tercipta lebih dari 800.000 points of interest yang disebut akurat dan aktif digunakan dalam sistem GrabMaps.

Inisiatif pemetaan ini juga telah diperluas ke 49 kota dengan melibatkan sekitar 80 kontributor, serta menambahkan lebih dari 193 kilometer data geometri jalan.

Tag:  #viral #abang #grab #bawa #kamera #aneh #motor #penjelasan #grab #indonesia

KOMENTAR