Kapal China Lolos Blokade AS di Selat Hormuz, Amerika Melunak?
Kapal-kapal kargo dan tanker yang berlayar di Selat Hormuz, saat difoto dari kota pesisir Fujairah, Uni Emirat Arab, 25 Februari 2026. Trump Ungkap detik-detik kapal AS Tembaki Kapal Kargo Iran di Teluk Oman (AFP/GIUSEPPE CACACE)
10:48
14 Mei 2026

Kapal China Lolos Blokade AS di Selat Hormuz, Amerika Melunak?

Sebuah supertanker milik China dilaporkan berhasil melintas di Selat Hormuz di tengah blokade militer Amerika Serikat.

Menurut data pelacakan kapal yang dikutip Reuters, supertanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Yuan Hua Hu melintasi Selat Hormuz pada Rabu (13/5/2026) setelah sebelumnya terjebak di kawasan Teluk selama lebih dari dua bulan akibat eskalasi perang AS-Iran.

Kapal tersebut membawa sekitar dua juta barrel minyak mentah Irak yang dimuat dari terminal Basra pada awal Maret.

Baca juga: Iran Yakin Raup Untung Besar jika Berhasil Kuasai Selat Hormuz

Setelah keluar dari Teluk Persia, kapal itu sempat berlabuh singkat di perairan Teluk Oman sebelum melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Zhoushan di China timur, dengan perkiraan tiba pada 1 Juni.

Jalur strategis di bawah pengawasan ketat AS

Selat Hormuz saat dilihat dari Satelit Terra milik NASA pada 5 Februari 2025.NASA EARTH OBSERVATORY via AFP Selat Hormuz saat dilihat dari Satelit Terra milik NASA pada 5 Februari 2025.

Pergerakan Yuan Hua Hu terjadi di tengah meningkatnya operasi militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Bahkan, kapal tersebut sempat melintas di dekat Pulau Larak, Iran, sebelum bergerak ke arah timur.

Di saat yang sama, kapal ini juga disebut sempat berada dekat area ketika Angkatan Laut AS meningkatkan pengawasan terhadap kapal-kapal yang melintasi jalur tersebut.

Selat Hormuz diblokade

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling penting di dunia, dengan sekitar seperlima pasokan minyak global melewati perairan sempit ini yang menghubungkan Teluk Persia dan Samudra Arab.

Ketegangan di kawasan ini meningkat setelah AS memperketat operasi laut terhadap Iran di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Israel.

Beberapa kapal bahkan memilih berlabuh di dekat Oman ketimbang melanjutkan pelayaran demi menghindari risiko inspeksi atau penyitaan.

Selain itu, laporan juga menyebut adanya kapal tanker lain yang sempat dihentikan oleh Angkatan Laut AS, memperkuat persepsi adanya “blokade tidak resmi” di jalur tersebut.

Baca juga: Blokade Selat Hormuz Dapat Memperburuk Kondisi Kelaparan Global

China, Iran, dan kepentingan energi

Kapal Yuan Hua Hu diketahui dimiliki dan dioperasikan oleh unit COSCO Shipping Energy Transportation di Hainan, serta disewa oleh Unipec, unit perdagangan minyak dari raksasa energi China Sinopec.

Menurut data pelacakan, kapal ini sebelumnya membawa minyak dari terminal Basra Irak dan sempat terhenti di Teluk sebelum akhirnya bisa melanjutkan perjalanan.

Selain itu, laporan Reuters mencatat bahwa dua kapal VLCC berbendera China lainnya juga telah melintas Selat Hormuz pada April, menunjukkan pola berulang bahwa kapal China masih aktif menggunakan jalur tersebut.

Dalam sebuah insiden lain, sebuah kapal kendaraan dilaporkan mengirim pesan melalui sistem AIS bertuliskan, “kapal dan awak China”, sebagaimana dianalisis oleh SynMax dan platform MarineTraffic, menegaskan identitas nasional kapal di tengah ketegangan kawasan.

Ketegangan AS–China

Pergerakan kapal ini terjadi bertepatan dengan agenda pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing, yang menurut Reuters akan membahas konflik Iran, perdagangan global, hingga keamanan energi.

China sendiri merupakan salah satu importir utama minyak Timur Tengah, sehingga setiap gangguan di Selat Hormuz berpotensi langsung mempengaruhi kepentingan energi Beijing.

Di sisi lain, Iran disebut semakin memperkuat kontrol di kawasan selat tersebut, termasuk melalui kesepakatan pengiriman energi dengan beberapa negara kawasan seperti Irak dan Pakistan.

Baca juga: Jaga-jaga Perang Selesai, Italia Siagakan 2 Kapal Penyapu Ranjau di Dekat Selat Hormuz

Tag:  #kapal #china #lolos #blokade #selat #hormuz #amerika #melunak

KOMENTAR