Facebook dan Instagram Akan Pakai AI untuk Baca Struktur Tulang Anak
Ilustrasi media sosial(Freepik)
10:06
14 Mei 2026

Facebook dan Instagram Akan Pakai AI untuk Baca Struktur Tulang Anak

- Memastikan usia asli pengguna internet telah menjadi persoalan sejak era awal dunia maya. Banyak situs web maupun platform media sosial telah memasang sistem pembatasan umur, tapi taktik tersebut sering kali tidak manjur di lapangan.

Biasanya, anak-anak di bawah umur bisa dengan sangat mudah menyiasati aturan ini hanya dengan memalsukan tahun lahir mereka saat mendaftar.

Di sisi lain, ketika perusahaan mencoba menerapkan aturan verifikasi usia yang sangat ketat, keputusan tersebut hampir selalu berujung pada gelombang protes dari para penggunanya.

Berangkat dari masalah tersebut, Meta kini mengambil langkah agresif.

Induk perusahaan Facebook dan Instagram itu dilaporkan sedang menerapkan sistem perlindungan baru bertenaga kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi sekaligus memberantas akun-akun milik pengguna yang dicurigai masih di bawah usia 13 tahun.

Berbeda dengan sistem verifikasi konvensional, Meta menggunakan pendekatan deteksi diam-diam melalui teknologi AI. Sistem kecerdasan buatan ini bekerja dengan menggabungkan dua metode utama, yakni analisis teks dan pemindaian visual.

Untuk pemindaian visual, AI milik Meta akan mengamati foto maupun video pengguna guna mencari petunjuk fisik tertentu.

Alih-alih sekadar melihat wajah, sistem ini secara spesifik dilatih untuk menganalisis postur tubuh, seperti tinggi badan hingga struktur tulang, untuk memperkirakan apakah si pemilik akun tersebut masih tergolong anak-anak atau sudah cukup umur.

Sementara itu, dari segi analisis teks, algoritma Meta akan menyisir aktivitas pengguna di platform untuk mencari sinyal-sinyal pendukung. Sinyal ini bisa berupa teks postingan perayaan ulang tahun hingga obrolan yang menyinggung soal nilai atau rapor sekolah.

Meta meyakini, kombinasi dua metode pemindaian ini mampu menjaring akun-akun "bocil" (bocah cilik) yang selama ini selalu lolos dari sistem verifikasi standar.

Baca juga: 8 Aplikasi Ini Wajib Blokir Akun Anak Indonesia di Bawah 16 Tahun

Bukan sistem pengenalan wajah

Sadar bahwa teknologi pemindaian fisik rentan memicu isu privasi, Meta secara tegas mengklarifikasi bahwa sistem AI terbaru ini bukanlah teknologi pengenalan wajah (facial recognition).

Artinya, sistem kecerdasan buatan tersebut tidak bertugas untuk mengidentifikasi siapa identitas asli dari orang yang ada di dalam foto.

AI ini murni hanya bekerja secara abstrak untuk memperkirakan rentang usia umum seseorang berdasarkan konteks visual yang ditangkap, tanpa perlu tahu nama asli si pengguna.

Tentu saja, efektivitas teknologi abstrak ini masih mengundang rasa penasaran, seperti dirangkum KompasTekno dari Neowin.

Sejumlah pihak berharap Meta telah melatih AI-nya dengan cukup pintar agar tidak otomatis mengklasifikasikan "kumis" sebagai fitur mutlak orang dewasa.

Pasalnya, bukan rahasia lagi jika banyak anak-anak yang kerap menggunakan properti kumis palsu demi mengelabui sistem verifikasi usia di berbagai situs web di internet.

Selain mengerahkan AI yang canggih, Meta juga memperkuat perisai keamanannya dengan melibatkan peran orang tua.

Baca juga: Vonis Bersejarah, Meta dan Google Terbukti Bersalah Bikin Anak Kecanduan Medsos

Mulai bulan ini, Meta akan mulai mengirimkan notifikasi khusus kepada para orang tua di Amerika Serikat, baik melalui aplikasi Facebook maupun Instagram.

Notifikasi tersebut akan meminta para orang tua untuk memeriksa dan mengonfirmasi kebenaran usia yang dicantumkan oleh remaja mereka di platform tersebut.

Langkah ini menjadi bukti bahwa Meta semakin membawa orang tua untuk hadir secara langsung di dalam kehidupan digital anak-anak mereka.

Terlebih lagi, fitur keamanan Meta saat ini juga sudah dirancang untuk memberitahu orang tua mengenai apa saja yang dicari maupun ditanyakan oleh anak-anak mereka kepada AI di dalam platform.

Baca juga: Huawei Umumkan Watch Kids X1 dan X1 Pro, Smartwatch Anak dengan Kamera Depan Belakang

Tag:  #facebook #instagram #akan #pakai #untuk #baca #struktur #tulang #anak

KOMENTAR