Pengamat Nilai Lini Tengah Timnas Indonesia Jadi Titik Perhatian
Timnas Indonesia menggelar internal game sebagai penutup seleksi pemain untuk ASEAN Championship 2026(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
15:20
4 Juni 2026

Pengamat Nilai Lini Tengah Timnas Indonesia Jadi Titik Perhatian

Timnas Indonesia akan menghadapi Oman pada Jumat (5/6/2026) dan Mozambik pada Selasa (9/6/2026) pada FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Pengamat sepak bola nasional Gita Suwondo menilai pilihan pemain yang dibawa John Herdman masih layak dianggap sebagai skuad terbaik yang tersedia saat ini.

Menurutnya, kualitas tim secara keseluruhan tetap terjaga meski ada beberapa keputusan yang memunculkan perdebatan.

Baca juga: Reaksi Media Australia Usai Mathew Baker Dipanggil ke Timnas Indonesia

“Kalau melihat skuad yang dipilih, terlepas dari agak aneh dia memasukkan (Muhammad) Ferarri yang musim ini banyak sekali menjadi pemain cadangan Bhayangkara FC, rasa-rasanya meskipun tidak ada Jay idzes ini pilihan yang bisa dianggap terbaik juga,” tuturnya kepada Kompas.com

Absennya Jay Idzes memang menjadi kehilangan besar.

Bek yang bermain di Serie A ini senantiasa menjadi salah satu pemain kunci di jantung pertahanan tim.

Meski demikian, ia melihat Timnas Indonesia masih memiliki stok pemain belakang sangat memadai.

Kekuatan utama Timnas Indonesia, tetap berada di sektor pertahanan. Kehadiran Kevin Diks, Sandy Walsh, Elkan Baggott, dan Rizky Ridho membuat Herdman memiliki banyak opsi untuk menentukan formasi terbaik.

Baca juga: Saddil Ramdani Siap Hadapi Persaingan di Timnas Indonesia Era Herdman

“Kenapa? Karena di lini belakang tetap lengkap ada Kevin Diks, Sandy Walsh, Elkan Baggot, Rizky Ridho artinya bermain dengan dua atau tiga bek tengah sama baiknya," ujar Gita Suwondo.

Kedalaman skuad di lini belakang membuat absennya Jay Idzes tidak terlalu mengkhawatirkan dibanding sektor lainnya.

Thom Haye dan Ricky Kambuaya Jadi Kehilangan Besar

Justru perhatian terbesarnya tertuju pada lini tengah timnas Indonesia. Ia menilai absennya Thom Haye berpotensi menjadi masalah lebih serius dibanding kehilangan pemain di sektor lain.

“Mungkin yang akan menjadi kendala adalah tidak adanya Thom Haye di tengah, siapa penggantinya,” kata mantan jurnalis olahraga senior itu.

Sebab, peran Thom Haye selama ini sangat vital sebagai pengatur ritme permainan sekaligus penghubung antarlini.

Kehadirannya sering menjadi kunci dalam proses transisi permainan Indonesia.

Selain Thom Haye, ia juga menyoroti tidak masuknya Ricky Kambuaya dalam daftar pemain.

Pelatih Timnas Indonesia, John HerdmanKOMPAS.com/Pratama Yudha Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

“Sebenarnya tidak dipanggilnya Ricky Kambuaya itu agak mengurangi kekuatan lini tengah karena kita tidak mempunyai thom haye juga dan Calvin Verdonk tidak datang juga. Kalaupun datang pikirannya fokus tidak,” imbuhnya.

Situasi tersebut membuat Herdman harus menemukan formula baru agar lini tengah Indonesia tetap mampu mengimbangi permainan lawan.

Menanti Kabar Calvin Verdonk

Kini persoalan lain yang turut menjadi sorotan adalah belum bergabungnya Calvin Verdonk. ia mengungkapkan bahwa kondisi pemain tersebut masih belum pasti.

Baca juga: Mees Hilgers Buka Suara soal Masa Terberatnya usai Kembali ke Timnas Indonesia

“Kan orang bilang Calvin Verdonk tapi kan waktu itu pak Mardji bilang akan datang bersama keluarganya tapi berita terbaru dia ada masalah dengan keluarga di Eropa sehingga belum datang,” ujar Gita Suwondo.

Apabila klub Ligue 1, Lille itu belum dapat bergabung, Dony Tri Pamungkas diperkirakan kembali menjadi pilihan utama di sektor kiri pertahanan.

“Tergantung kekuatannya tapi selama ini Dony Tri tetap menjadi pilihan di bek kiri."

"Ada Beckham juga dipanggil kemudian Saddil Ramdani bisa jadi pemain cadangan, Ole Romeny juga ada, Rasa-rasanya ini skuad terbaik,” pungkasnya.

Namun, kabar terbaru yang dikonfirmasi langsung oleh KOMPAS.com kepada Sumardji, pemain LOSC Lille itu dipastikan bergabung dengan skuad Garuda.

"Awalnya karena masih menemani anaknya yang sedang sakit sehingga tidak bisa datang (ke Indonesia)," kata Sumardji kepada KOMPAS.com melalui pesan singkat pada Kamis (4/6/2026).

"Alhamdulillah kemarin dapat kabar jika kondisi anaknya sudah membaik, maka Verdonk bisa berangkat," tutur dia.

Tag:  #pengamat #nilai #lini #tengah #timnas #indonesia #jadi #titik #perhatian

KOMENTAR