Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Kasihan Gabriel...
Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, gagal mencetak gol dari titik penalti pada laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal FC di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026.(AFP/ODD ANDERSEN)
12:15
31 Mei 2026

Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Kasihan Gabriel...

- Legenda Manchester United, Peter Schmeichel menyebut Gabriel Magalhaes sebagai pemain terbaik dalam laga final Liga Champions PSG vs Arsenal.

Gabriel Magalhaes menjadi salah satu faktor Arsenal gagal meraih trofi Liga Champions usai penaltinya melayang ke atas gawang Paris Saint-Germain.

Selain Gabriel, tendangan Eberechi Eze juga gagal menghasilkan gol untuk Arsenal yang harus kalah dari PSG di babak adu penalti laga final Liga Champions musim 2025-2026 di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026).

Pada waktu normal, Arsenal mulanya mencetak gol lebih dulu lewat Kai Havertz pada menit kelima dan membuat tim London Utara itu unggul 1-0 di babak pertama.

PSG kemudian baru membalas melalui penalti Ousmane Dembele (65'), sehingga kedudukan 1-1 berlangsung hingga akhir babak perpanjangan waktu.

Baca juga: Kontroversi PSG Vs Arsenal, Arteta Kesal Tak Dapat Hadiah Penalti

Schmeichel Iba ke Gabriel Magalhaes

Dilansir dari Metro, Peter Schmeichel yang tampil sebagai reporter laga final Liga Champions PSG vs Arsenal merasa iba atas kegagalan Gabriel Magalhaes mengeksekusi penalti.

Namun, Schmeichel memuji aksi Gabriel yang disebut sebagai pemain terbaik dalam laga PSG vs Arsenal di final Liga Champions.

"Pertandingan ditentukan oleh adu penalti, hasilnya bisa saja berbeda," kata Schmeichel, yang pernah meraih trofi Liga Champions 1999 bersama Manchester United.

"Saya sangat iba pada Gabriel karena saya pikir dia luar biasa, pemain terbaik di lapangan."

"Pertahanannya sangat bagus. Saya sangat kasihan padanya karena dialah yang gagal mengeksekusi penalti terakhir dan menentukan hasil pertandingan," imbuh Schmeichel.

Baca juga: The Killers Banjir Pujian Usai Tampil di Final Liga Champions Arsenal vs PSG

Eks kiper Timnas Denmark itu mengakui bahwa sebagus apa pun Gabriel sebagai pemain, tekanan menjadi penendang penalti dalam laga final Liga Champions tentu berbeda.

Para pemain Arsenal merayakan gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga final Liga Champions 2026 PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.AFP/INA FASSBENDER Para pemain Arsenal merayakan gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga final Liga Champions 2026 PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Gabriel Faktor Arsenal Tampil Solid di Final Liga Champions

Schmeichel percaya sebagai pemain top, Gabriel sejatinya punya kemampuan mengeksekusi penalti untuk Arsenal dengan baik.

"Saya rasa Anda tidak bisa mengatakan itu, saya pikir itu agak menghina karena tentu saja dia bisa menendang bola, dia pemain top," ujarnya.

“Tapi itu tekanan, dia tahu dia harus mencetak gol dan jika tidak, PSG akan menang. Apa yang dia coba lakukan di sana adalah menendang ke sudut atas gawang dan itu membawa risiko, jika tidak tepat sasaran, bola akan melambung."

“Karena Arsenal unggul sepanjang pertandingan dan taktik berubah, Arsenal mengandalkan apa yang telah mereka lakukan berkali-kali di Premier League musim ini, mempertahankan keunggulan 1-0."

Baca juga: PSG VS Arsenal: Martin Odegaard Terkesan dengan Aksi Berkelas Marquinhos

“Saya sangat kasihan pada Gabriel. Dia seperti raksasa di lini belakang, dia membuat mereka tetap bertahan untuk waktu yang sangat, sangat lama," imbuh Schmeichel.

Tag:  #arsenal #gagal #juara #liga #champions #kasihan #gabriel

KOMENTAR