PSG VS Arsenal: Martin Odegaard Terkesan dengan Aksi Berkelas Marquinhos
Kapten Arsenal, Martin Odegaard, mengaku terkesan dengan sikap berkelas yang ditunjukkan oleh kapten Paris Saint-Germain (PSG), Marquinhos di final Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026.
Partai puncak Liga Champions 2025-2026 antara PSG vs Arsenal berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hongaria.
Laga PSG vs Arsenal ini harus berakhir dengan kedudukan imbang 1-1 hingga waktu perpanjangan selama 120 menit selesai.
Pada akhirnya, kubu Les Parisiens sukses mengunci kemenangan dramatis dengan skor 4-3 melalui babak adu penalti.
Tim asuhan Mikel Arteta sejatinya berada di atas angin ketika mampu membuka keunggulan lebih dulu lewat sontekan Kai Havertz saat laga baru berjalan lima menit.
Baca juga: Skor PSG Vs Arsenal 1-1 (a.p. 4-3), Joao Neves Sindir Taktik The Gunners
Sayangnya, keunggulan The Gunners tak bertahan hingga peluit panjang berbunyi setelah winger asal Perancis, Ousmane Dembele, sukses menyamakan skor lewat titik putih pada menit ke-64.
Karena skor imbang tak berubah di masa perpanjangan waktu, penentuan kampiun Eropa harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Empat penendang Paris Saint-Germain sukses menjalankan tugasnya dengan ketenangan penuh.
Sebaliknya, dua eksekutor Arsenal, yakni Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal menyarangkan bola.
Laju Eze yang tampak terbata-bata berujung pada sepakan yang melenceng, sementara tendangan Gabriel melambung tinggi, mengukuhkan trofi jatuh ke pelukan wakil Perancis tersebut.
Sikap Berkelas Marquinhos di Tengah Perayaan
Kegagalan penalti dari Gabriel Magalhaes menjadi penutup yang menyakitkan bagi penantian panjang tim asal London Utara itu untuk meraih kejayaan di level Eropa.
Baca juga: Hasil PSG Vs Arsenal 1-1 (a.p. 4-3), Steven Gerrard Kritik Eberechi Eze
Namun, di tengah kesedihan tersebut, sebuah momen sportivitas luar biasa terekam kamera.
Para pemain Paris Saint-Germain merayakan kemenangan usai babak adu penalti pada laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal FC di Puskas Arena di Budapest pada 30 Mei 2026.
Marquinhos, bukannya langsung ikut larut dalam selebrasi liar bersama rekan-rekan setimnya, justru memilih menghampiri dan menghibur Gabriel yang tampak sangat terpukul.
Gestur empati dari bek veteran yang juga rekan senegara Gabriel di timnas Brasil itu tidak luput dari perhatian Martin Odegaard.
Gelandang asal Norwegia tersebut memuji sikap sang kapten lawan yang dinilainya sangat luar biasa di momen yang sarat emosi.
"Dia seorang pria sejati. Dia mungkin salah satu pemain paling berpengalaman yang masih aktif saat ini," ucap Odegaard dikutip dari Goal English..
Odegaard meyakini bahwa tindakan empati tersebut lahir dari pengalaman panjang sang pemain di berbagai fase kompetisi elite Eropa.
"Dia sudah pernah mengalami kedua sisi final seperti ini, dan dia tahu apa yang sedang kami alami saat ini," tegas Martin Odegaard.
Pembelaan Declan Rice untuk Rekan Setimnya
Di sisi lain, gelandang Declan Rice langsung pasang badan untuk membela Eze dan Gabriel setelah mereka gagal mengeksekusi penalti penentu.
Berbicara kepada saluran televisi TNT Sports, Rice menekankan betapa krusialnya peran kedua pemain tersebut atas pencapaian Arsenal sepanjang musim ini.
Baca juga: PSG Vs Arsenal 1-1 (a.p. 4-3), Havertz Batal Sejajar Rekor Langka Ronaldo
"Sangat kecewa. Gagal mengeksekusi penalti di final Liga Champions bukanlah hal yang menyenangkan," ujar Rice.
"Tapi kami menyayangi mereka. Lihat, hal itu terjadi di sepak bola. Mereka bukan pemain terakhir yang gagal mengeksekusi penalti di final."
"Semua orang pernah gagal mengeksekusi penalti. Tanpa mereka berdua musim ini, kami tidak akan memenangkan Liga Premier. Ini kejam, tetapi kami mengambil sisi positifnya," pungkasnya.
Tag: #arsenal #martin #odegaard #terkesan #dengan #aksi #berkelas #marquinhos