Persis Solo Degradasi, Direktur Klub Minta Maaf kepada Suporter
Direktur Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, menyampaikan permintaan maaf kepada suporter setelah tim berjuluk Laskar Sambernyawa dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dikutip dari laman resmi klub, Minggu (25/5/2026), Ginda mengakui kekecewaan suporter menjadi cerminan kegagalan manajemen dan tim dalam memenuhi harapan masyarakat Solo sepanjang musim ini.
“Saya tidak meminta kalian untuk melupakan rasa sakit ini, simpanlah, dan jadikan itu bahan bakar bagi kita semua untuk kembali ke tempat yang seharusnya,” tulis Ginda.
Ia menegaskan tidak pernah meragukan loyalitas serta dukungan suporter terhadap Persis Solo. Menurutnya, situasi sulit ini justru harus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara klub dan pendukung.
Ginda juga memastikan manajemen bertanggung jawab penuh atas hasil buruk musim ini dan terus melaporkan seluruh dinamika klub kepada pemilik.
“Kami berjanji segala kontribusi dari suporter tak akan sia-sia,” ujarnya.
Persis Solo dipastikan turun ke Championship musim depan setelah finis di posisi ke-16 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026 dengan 34 poin dari 34 pertandingan.
Meski memiliki jumlah poin yang sama dengan PSM Makassar yang berada di zona aman, Persis kalah head to head dari Juku Eja sehingga harus menerima kenyataan turun kasta.
Ginda menegaskan Persis tidak akan berdiam diri setelah kompetisi berakhir. Manajemen, kata dia, segera melakukan pembenahan menyeluruh demi membangun kembali kekuatan tim.
“Setelah kompetisi usai, kami tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini,” kata Ginda.
Ia menambahkan evaluasi akan dilakukan terhadap staf kepelatihan, ofisial, hingga jajaran pendukung tim sebagai bagian dari persiapan menyongsong musim depan.
“Kita jatuh bersama hari ini, namun dengan dukungan kalian, saya yakin kita akan bangkit dan kembali dengan mentalitas yang jauh lebih kuat,” tutupnya.
(Antara)
Tag: #persis #solo #degradasi #direktur #klub #minta #maaf #kepada #suporter