Pemerintah Bangun 11.512 Proyek Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp 100 T
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Wilayah Sumatera di Kediaman Widya Chandra, Jakarta Pusat, Minggu (24/5/2026). (Dok. Kementerian Dalam Negeri)
17:20
25 Mei 2026

Pemerintah Bangun 11.512 Proyek Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp 100 T

- Pemerintah menyiapkan 11.512 program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera dengan total anggaran mencapai Rp 100,1 triliun hingga 2028.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera dari unsur pemerintah, Mendagri Tito Karnavian, mengatakan, seluruh program tersebut mencakup pembangunan infrastruktur dasar hingga pemulihan permukiman warga terdampak.

“Total anggaran yang sudah kami usulkan dan alhamdulillah sudah disetujui di tingkat pemerintah dan kami tadi laporkan kepada Satgas DPR RI yang dipimpin oleh Sufmi Dasco Ahmad, alhamdulillah juga didukung, itu nilainya sebanyak Rp 100,166 triliun selama tiga tahun,” ujar Tito di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Menurut Tito, program rehabilitasi dan rekonstruksi akan dijalankan secara bertahap mulai 2026 hingga 2028.

Baca juga: Siapkan Dana Bencana Rp 60 T, Purbaya: Enggak Usah takut, Duitnya Ada

Pada 2026 pemerintah mengalokasikan Rp 38,9 triliun, kemudian Rp 32,9 triliun pada 2027, dan Rp 28,2 triliun pada 2028.

Ia menjelaskan ribuan program tersebut meliputi pembangunan jalan, jembatan, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.

Seluruh pelaksanaan proyek akan mengacu pada Rencana Induk (Renduk) yang telah disusun dan disetujui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Tito mengatakan sektor infrastruktur mendapatkan alokasi terbesar dalam program tersebut.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperoleh anggaran sekitar Rp 69 triliun selama tiga tahun.

“Memang yang terbesar itu adalah infrastruktur, Kementerian PU. Itu lebih kurang totalnya Rp 69 triliun selama tiga tahun. Tahun ini Rp 22 triliun,” kata dia.

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan Rp 7,4 triliun selama dua tahun melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk pembangunan hunian tetap.

Tak hanya dari APBN pusat, pemerintah sebelumnya juga telah menyetujui tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 10,6 triliun bagi tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Nah ini yang kami kawal juga dari satgas pemerintah, agar Rp 10,6 triliun ini digunakan oleh pemerintah daerah dalam rangka penanganan wilayah masing-masing yang mereka mampu,” ujar Tito.

Baca juga: PLN Sebut Gangguan Listrik Sumatera Berbeda dari Dampak Bencana Aceh

Tag:  #pemerintah #bangun #11512 #proyek #pascabencana #sumatera #anggaran

KOMENTAR