Evaluasi Mauricio Souza Atas Performa Persija Jakarta di Super League 2025-2026
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan evaluasi singkat terkait performa Macan Kemayoran sepanjang Super League 2025-2026.
Dia mengatakan tim berjuluk Macan Kemayoran ini harus meningkatkan konsistensinya ketika bermain di kandang pada musim depan.
Perjalanan Persija Jakarta pada Super League 2025-2026 telah resmi berakhir.
Tim berjuluk Macan Kemayoran itu menutup kampanye musim dengan kemenangan 3-0 atas Semen Padang pada pekan ke-34 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
Gustavo Almeida mempersembahkan brace untuk Macan Kemayoran di laga ini. Sementara, satu gol lainnya tercipta atas nama Maxwell Souza.
Baca juga: Respons Tijjani Reijnders Usai Persib Bandung Juara Super League 2025-2026
Tambahan tiga poin mengukuhkan posisi Persija di urutan ketiga klasemen akhir Super League musim ini di bawah Persib Bandung dan Borneo FC.
Macan Kemayoran mengumpulkan 71 angka dari 34 pertandingan. Jumlah ini menjadi rekor poin tertinggi bagi Persija sejak era Liga 1 dimulai pada 2017.
Adapun Persib dan Borneo sama-sama mengoleksi 79 angka. Namun, Maung Bandung yang berhak jadi juara berkat keunggulan head to head atas Pesut Etam.
Sejatinya, Persija sempat berpeluang besar untuk keluar sebagai juara musim ini.
Pasalnya, Rizky Ridho dkk sempat memimpin klasemen di awal musim.
Baca juga: Hasil Bologna Vs Inter Milan 3-3, Sang Juara Liga Italia Tertahan
Perlahan, posisi Persija mulai tergusur oleh kedua tim yang finis di atasnya.
Penyebab Penurunan Performa
Salah satu penyebab penurunan performa Persija lantaran harus menjadi tim musafir di beberapa pertandingan juga inkonsistensi ketika tampil di kandang.
Diungkapkan pelatih Mauricio Souza, hal itulah yang perlu diperbaiki pada musim berikutnya.
Di samping kedisiplinan pemain di lapangan yang membuat Macan Kemayoran cukup banyak mengoleksi kartu merah di sepanjang musim 2025-2026.
"Terkait dengan musim, saya pikir kami seharusnya bisa tampil lebih baik saat bermain di kandang. Saya rasa hal itulah yang menentukan (nasib kami di) kompetisi ini," kata pelatih asal Brasil dalam konferensi pers usai pertandingan.
Baca juga: Hasil Volendam Vs Willem II 1-2 (4-5 ap): Nathan Tjoe-A-On dkk Promosi ke Eredivisie
"Secara historis, tim yang tampil bagus di laga tandang memiliki keuntungan di kompetisi. Namun, kami kehilangan banyak poin di kandang."
"Kami adalah tim terbaik di laga tandang. Tim yang paling banyak mengumpulkan poin (di luar kandang). Tapi di kandang sendiri, kami membiarkan 11 poin lepas. Belum lagi beberapa pertandingan di mana ada pemain kami yang dikartu merah, dan itu akhirnya juga mengganggu kami," jelasnya.
Ya, catatan laga kandang Persija musim 2025-2026 tak terlalu baik dengan hanya meraih 11 kemenangan, 4 imbang, dan 2 kekalahan dari 17 laga.
Perbedaan yang cukup jauh ketika dikomparasi dengan Persib dan Borneo yang sama-sama mendulang 15 kemenangan kandang.
Bahkan, Maung Bandung sama sekali tak tersentuh kekalahan ketika tampil di kandang musim ini.
Baca juga: Hull City Promosi ke Premier League Usai Singkirkan Middlesbrough 1-0
Raihan itu berbanding terbalik dengan perolehan mereka di laga tandang. Persija menjadi tim dengan pencapaian tandang terbaik dengan mengunci 11 kemenangan, 1 imbang, dan 5 kekalahan.
Syarat Bersaing Juara Musim Depan
Bagi eks juru taktik Madura United, catatan tersebut menjadi salah satu hal utama yang patut diperbaiki jika Persija ingin juara Super League musim depan.
Macan Kemayoran harus bisa bermain seperti yang diperlihatkan di partai terakhir musim 2025-2026 saat menjamu Semen Padang di JIS.
Baca juga: Tinggalkan Man City, Pep Guardiola Disebut Pantas Tangani Inggris
"Terkait pertandingan, saya sangat senang dengan apa yang kami lakukan di laga ini," ujar Mauricio Souza.
"Kami memiliki tim sangat muda di lapangan dan bermain dengan sepak bola yang ceria, indah, dan berorientasi ke depan (menyerang), mengendalikan semua aksi dalam pertandingan. Saya rasa kami pantas mendapatkan hasil (kemenangan) ini," ungkap dia.
Atas pencapaian Persija musim ini, pelatih 52 tahun itu pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf dan pemain yang telah bekerja keras di sepanjang musim 2025-2026, terkhusus para suporter yang tak pernah berhenti memberikan dukungan kepada mereka.
"Saya ingin berterima kasih kepada seluruh staf pelatih saya dan yang lainnya. Semua dukungan yang diberikan klub kepada kami sepanjang musim dan juga kepada para suporter kami yang selalu mendukung kami setiap saat," tutur Mauricio Souza.
Tag: #evaluasi #mauricio #souza #atas #performa #persija #jakarta #super #league #2025 #2026