Persija dan Persib Kompak Alami Satu Masalah yang Sama
Aksi penyerang Persib Bandung Berguinho dalam upaya membuat peluang di kotak penalti saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-29 Super League 2025-2026, Jumat (24/4/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
13:17
26 April 2026

Persija dan Persib Kompak Alami Satu Masalah yang Sama

- Persija Jakarta dan Persib Bandung sama-sama gagal meraih hasil maksimal pada pekan ke-29 Super League 2025-2026.

Persija Jakarta dan Persib Bandung hanya mampu bermain imbang meski memiliki banyak peluang sepanjang pertandingan.

Persija harus puas berbagi poin usai bermain 1-1 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 22 April 2026.

Dalam laga tersebut, Macan Kemayoran sebenarnya tampil cukup dominan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun, efektivitas lini depan menjadi masalah utama. Situasi serupa juga dialami Persib saat menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada 24 April 2026.

Maung Bandung bahkan bermain tanpa gol meski menguasai jalannya laga.

Baca juga: Ditahan Arema FC, Bojan Hodak Bahas Finishing Persib dan Keluhkan Kondisi Lapangan

Keluhan Mauricio Souza dan Bojan Hodak

Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengaku kecewa dengan penyelesaian akhir timnya.

Mauricio Souza menilai peluang yang tercipta seharusnya bisa dimaksimalkan menjadi kemenangan.

“Tidak ada gunanya menciptakan peluang seperti yang kami lakukan jika tidak bisa mengonversinya menjadi gol."

Pemain Persija Jakarta Van Basty Sousa (tengah) menyundul bola dengan penjagaan sejumlah pesepak bola PSIM Yogyakarta pada pertandingan BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/4/2026). Pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/foc.ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO Pemain Persija Jakarta Van Basty Sousa (tengah) menyundul bola dengan penjagaan sejumlah pesepak bola PSIM Yogyakarta pada pertandingan BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/4/2026). Pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/foc.

"Saya perlu melihat ulang pertandingan, tetapi sejauh yang saya lihat dan ingat, kami memiliki semua peluang untuk memenangkan laga ini,” ujar Mauricio Souza.

Hal serupa diungkapkan pelatih Persib, Bojan Hodak. Ia menyebut timnya sudah tampil baik dalam membangun serangan, tetapi gagal menuntaskan peluang menjadi gol.

Baca juga: Alasan Hodak Pasang Kiper 19 Tahun di Laga Persib Vs Arema FC

“Kami punya banyak peluang, melepaskan 28 tendangan ke gawang tapi kami tidak bisa mencetak gol, ini membuat frustrasi."

"Kami menghormati Arema karena seringkali bertahan dengan sembilan hingga 10 pemain,” ucap Bojan Hodak.

Dampak pada Persaingan Klasemen

Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim tetap berada di papan atas, tetapi tekanan semakin terasa.

Persib masih memimpin klasemen dengan 66 poin, namun keunggulan mereka sangat tipis.

Baca juga: Jadwal Super League Pekan ke-30: Ada Persija Vs Persis dan Derbi Jatim

Borneo FC menempel ketat dengan jumlah poin yang sama dan hanya kalah dalam catatan head to head.

Kondisi ini membuat persaingan gelar semakin terbuka pada sisa musim.

Di sisi lain, Persija masih berada di posisi ketiga dengan 59 poin.

Mereka tetap punya peluang bersaing, tetapi harus segera memperbaiki ketajaman lini depan agar tidak kehilangan poin di laga berikutnya.

Tag:  #persija #persib #kompak #alami #satu #masalah #yang #sama

KOMENTAR