Timnas U17 Putri Indonesia Siap Ditempa di Akademi Perancis yang Lahirkan Mbappe
- Timnas putri U17 Indonesia siap ditempa di akademi masyhur Perancis, Clairefontaine, yang dikenal sebagai pabrik talenta sepak bola.
Kolaborasi dijalin oleh PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dan Federasi Sepak Bola Perancis, FFF.
Koneksi PSSI dan FFF ini memperkuat kemitaraan yang sudah terbangun selama ini antara Indonesia dengan Perancis.
Indonesia dan Perancis sejauh ini sudah saling bekerja sama di cabang olahraga berkuda (equestrian) serta renang.
Kolaborasi juga terjadi di sepak bola putri dan nantinya juga akan menyentuh cabang selancar.
Baca juga: Kerja Sama Indonesia-Perancis Dorong Sepak Bola Putri via Next Goal
Benih-benih kolaborasi ini sejatinya sudah disemai dua tahun lalu melalui program Bola d'Or Indonesia, yang bertujuan untuk menemukan talenta pesepak bola muda putra maupun putri.
"Sepak bola adalah inti dari kerja sama kami," ujar Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Fabien Penone, dalam acara konferensi pers bertajuk FFF X PSSI: Empowering the Next Generation of Women's Football - From Grassroots Development to Clairefontaine, Rabu (15/4/2026).
"Itulah kenapa kami mencoba pada tahun lalu untuk membangun proyek konkret antara dua negara, bekerja sama dengan PSSI terutama" ujar Penone di Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta.
Kerja sama diperkuat pada tahun ini dengan inisiatif Next Goal untuk mendorong perkembangan sepak bola putri di Indonesia.
Baca juga: Kerja Sama Perancis-Indonesia untuk Sepak Bola Putri, Libatkan Kurzawa
Program Next Goal melibatkan 400 talenta muda pesepak bola putri dan 60 pelatih sepak bola putri.
Klinik pelatihan telah terlaksana di Lapangan Sidolig, Bandung, 11-12 April silam, dengan bintang Persib asal Perancis, Layvin Kurzawa turut ambil bagian.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menyerahkan jersey Timnas Indonesia kepada Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Fabien Penone, dalam acara kerja sama PSSI dengan FFF untuk pengembangan sepak bola putri di IFI Jakarta, Rabu (15/4/2026).
TC Timnas U17 Indonesia di Clairefontaine
Bagian lain dari kolaborasi antara PSSI dan FFF adalah sesi training camp untuk Timnas U17 Putri Indonesia di akademi masyhur Perancis, Clairefontaine.
"Saya rasa bagi para pemain muda, pesepak bola putri, berada di sana akan menjadi pengalaman yang luar biasa untuk melihat dan mempelajari sepak bola dengan praktik terbaik," tutur Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia yang juga menjabat Ketum PSSI, Erick Thohir.
Selama ini, Clairefontaine memang dikenal sebagai salah satu akademi sepak bola terbaik dunia dengan modul pengembangan pemain maupun fasilitas kelas satu.
Baca juga: Kurzawa Jadi Jembatan Kerja Sama Persib dan Pemerintah Perancis
Timnas U17 Putri Indonesia akan berada di Clairefontaine pada kurun 3-9 Mei 2026.
"Seperti yang kalian tahu, Clairefontaine dikenal sebagai pabrik sepak bola Perancis. Tempat di mana pemain internasional seperti Thierry Henry, Nicolas Anelka, Marcus Thuram, dan tentu saja Kylian Mbappe, berlatih dan dibentuk," ucap Fabien Penone.
Agenda Timnas U17 Putri Indonesia di Clairefontaine
Selama berada di Clairefontaine, Timnas U17 Putri Indonesia akan berlatih enam kali dan melangsungkan satu kali latih tanding.
"Uji cobanya dengan tim akademi yang di sana. Nanti dari pihak Perancis yang akan menunjuk siapa yang jadi lawan tanding di friendly match," tutur anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono.
Pengalaman berlatih di akademi kelas dunia diharapkan bisa menjadi bekal bagi pesepak bola putri muda Indonesia untuk meneruskan perkembangan.
"Hal yang saya harapkan adalah membuka pintu. Ini adalah langkah pertama. Pembinaan adalah proses yang tak pernah berakhir."
"Saya berharap kami bisa menjadi bagian penting dari proses ini dan untuk selanjutnya kami akan merasa sangat senang," ujar Ludovic Debru Kepala Internasional FFF, kala menjawab pertanyaan KOMPAS.com dalam sesi door stop.
Tag: #timnas #putri #indonesia #siap #ditempa #akademi #perancis #yang #lahirkan #mbappe