Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
Justin Hubner kembali menegaskan identitasnya sebagai bek tanpa kompromi lewat aksi provokatif yang memicu perdebatan panas usai membela Fortuna Sittard melawan NAC Breda.
Pemain yang akrab dijuluki "El Preman" oleh suporter Timnas Indonesia ini tidak hanya menghancurkan serangan lawan dengan tekel horor, tetapi juga menyerang manajemen klub lawan secara terbuka.
Dua aksi kontroversial Hubner ini mencuat di tengah memanasnya polemik paspor atau passportgate yang kini tengah menghantam karier sejumlah pesepak bola naturalisasi di kompetisi Belanda.
Karakter Keras El Preman di Atas Lapangan
Pesepak bola Timnas Indonesia Justin Hubner (atas) berebut bola dengan pesepak bola Bulgaria Marin Petkov (bawah) saat final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). Timnas Indonesia kalah dengan skor 0-1. (Antara/Fauzan)Di dalam arena pertandingan, Hubner berulang kali terlibat duel fisik yang sangat keras dengan barisan pemain depan NAC Breda.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah ketika tekel agresifnya dilaporkan menyebabkan luka sobek pada bagian kaki pemain lawan.
Kendati terjangan tersebut terlihat sangat berbahaya, wasit yang memimpin laga tetap menilai aksi Hubner sebagai sebuah sapuan bola yang bersih.
Hubner tetap bermain penuh dan tampil sangat solid sepanjang jalannya pertandingan untuk mengawal lini belakang Fortuna Sittard.
Berkat performa impresifnya, ia berhasil membantu tim menahan hasil imbang sekaligus meredam berbagai skema serangan berbahaya dari kubu lawan.
Serangan Balik Justin Hubner Terkait Skandal Paspor
Namun, tensi tinggi pertandingan tersebut nyatanya tidak berhenti saat peluit panjang dibunyikan oleh sang pengadil lapangan.
Justin Hubner melontarkan kritik pedas yang ditujukan langsung kepada kubu NAC Breda terkait polemik kewarganegaraan yang tengah bergejolak.
Ia merasa sangat kecewa dengan keterlibatan manajemen klub lawan yang dianggap memicu hambatan administratif bagi para pemain naturalisasi.
“Tidak menyenangkan ketika anda tidak diizinkan untuk berlatih atau bermain dalam pertandingan karena masalah paspor itu. Dan itu juga karena NAC,” ujarnya kepada ESPN.
Pernyataan tersebut menunjukkan kekecewaan mendalam sang pemain terhadap situasi yang dinilai mengganggu fokus pesepak bola profesional.
Pembelaan Hubner untuk Nasib Rekan Sejawat
Tak berhenti di situ, Hubner bahkan secara gamblang menyebut situasi yang merugikan rekan-rekan seprofesinya tersebut sebagai sebuah skandal besar.
“Pertama-tama, saya merasa ini skandal karena manajemen klub [NAC Breda] yang mengambil tindakan. Apa masalahnya bagi klub itu dengan kewarganegaraan anda? Biarkan kami bermain sepak bola,” tegasnya, dikutip dari ESPN.
Komentar tajam tersebut langsung memicu diskursus hangat di berbagai platform media sosial hingga portal berita olahraga populer di Belanda.
Justin Hubner secara tidak langsung berdiri paling depan untuk membela hak pemain agar tetap bisa berkompetisi tanpa hambatan birokrasi yang dianggap tidak relevan.
Aksi beraninya di luar lapangan ini semakin menegaskan karakternya yang vokal dan tidak kenal takut dalam menyuarakan ketidakadilan.
Latar Belakang Isu Passportgate di Liga Belanda
Sebagai informasi tambahan, isu passportgate ini memang tengah menyeret sejumlah pemain naturalisasi yang berkarier di kompetisi sepak bola Belanda.
Nama-nama seperti Dean James hingga penggawa Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, dikabarkan ikut terdampak oleh polemik administratif yang melibatkan pihak klub.
Hubner merasa situasi ini sangat tidak adil bagi para pemain yang hanya ingin fokus memberikan kontribusi terbaik mereka di atas lapangan hijau.
Kini, reputasi "El Preman" semakin melekat pada dirinya bukan hanya karena gaya main yang garang, melainkan juga keberaniannya melawan kebijakan yang merugikan atlet.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag: #aksi #preman #justin #hubner #belanda #bela #pemain #timnas #indonesia #labrak #breda