Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Pemain Bulgaria Krasten Fiip (kiri) berebut bola dengan pemain timnas Indonesia Ragnar Oratmangun (kanan) dalam laga Final FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). Bulgaria menang 1-0 atas Indonesia.(KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA)
17:33
1 April 2026

Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman

- Timnas Indonesia menutup agenda pertamanya pada 2026 bersama pelatih baru, John Herdman, dengan diiringi optimisme dan sejumlah pekerjaan rumah.

Dalam turnamen FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Timnas Indonesia memulai langkah dengan meyakinkan melalui kemenangan telak atas timnas St. Kitts & Nevis (4-0).

Namun, pada partai final, Tim Garuda harus mengakui keunggulan timnas Bulgaria dengan skor tipis 0-1.

Hasil itu membuat timnas Indonesia harus puas menjadi runner-up dalam turnamen FIFA Series yang untuk pertama kalinya digelar di Tanah Air.

Baca juga: Pelatih Bulgaria Bandingkan Kualitas Timnas Indonesia dengan Tim Eropa

Meski gagal mengangkat trofi, laga melawan Bulgaria justru memberi gambaran paling jelas tentang sejauh mana perkembangan tim di bawah arahan John Herdman.

Dominasi yang Belum Berbuah

Laga melawan Bulgaria bisa disebut sebagai ujian sesungguhnya bagi timnas Indonesia. Selain memiliki pengalaman lebih panjang di level internasional, Timnas asal Eropa itu juga berada di peringkat yang lebih tinggi daripada Indonesia.

Meski begitu, Jay idzes dkk mampu tampil percaya diri sejak awal laga dengan pola permainan yang dibangun terlihat lebih terorganisasi. 

Aliran bola mengalir rapi dari lini belakang menuju tengah hingga ke area serangan.

Timnas Indonesia bahkan cukup dominan dalam penguasaan bola. Sayangnya, kontrol permainan tersebut tidak diikuti dengan efektivitas di depan gawang.

Baca juga: Justin Hubner Optimistis Timnas Indonesia Naik Level di Era John Herdman

Sedangkan Bulgaria justru mampu memanfaatkan satu momen krusial pada menit ke-38 ketika wasit menunjuk titik putih usai pelanggaran di kotak penalti.

Marin Petkov yang maju sebagai eksekutor berhasil menaklukkan kiper Indonesia dan membawa timnya unggul. Gol itu pada akhirnya menjadi pembeda dalam pertandingan yang berjalan relatif seimbang.

Indonesia Mulai Mampu Meladeni Tim Eropa

Pengamat sepak bola nasional, Kesit B Handoyo, menilai performa Indonesia dalam pertandingan tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan.

“Meskipun Indonesia mengalami kekalahan 0-1 tapi sebenarnya secara permainan timnas Indonesia sudah terlihat cukup bagus," kata pengamat yang biasa disapa Kesit itu kepada KOMPAS.com.

"Ada peningkatan ketika menghadapi St. Kitts & Nevis karena lawan Bulgaria kelasnya beda, lebih berpengalaman secara peringkat juga lebih bagus dibandingkan Indonesia,” imbuhnya.

Pemain Timnas Indonesia Nathan Tjoe A On beraksi dalam laga Final FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). Bulgaria menang 1-0 atas Indonesia.KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Pemain Timnas Indonesia Nathan Tjoe A On beraksi dalam laga Final FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). Bulgaria menang 1-0 atas Indonesia.

Sementara itu, Indonesia mampu memberikan tekanan serta meladeni permainan lawan dengan cukup baik, meski belum mampu mencetak gol.

Minimnya ketajaman di lini depan menjadi catatan penting dari laga melawan Bulgaria. Sebab beberapa peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.

“Tapi dengan permainan yang diperlihatkan oleh pemain Timnas sebenarnya Indonesia mampu meladeni dan memberikan pressure. Soal menciptakan gol saya pikir itu pekerjaan rumah yang menjadi tugas John Herdman untuk bisa menutupi kelemahan barisan depan timnas,” sambungnya.

Pergantian sejumlah pemain di babak kedua memang sempat menambah variasi serangan. Tekanan ke pertahanan Bulgaria meningkat, tetapi peluang yang muncul tetap belum mampu mengubah papan skor.

Terlalu Awal Menilai John Herdman

Setelah selesainya FIFA Series 2026, Kesit mengingatkan bahwa perjalanan John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada pada tahap awal. Sehingga ia berharap publik tidak perlu terburu-buru memberikan penilaian.

Baca juga: Timnas Indonesia Runner Up FIFA Series, Pengamat Ulas Pelajaran dari Bulgaria

“Namun perlu dicatat juga, saya kira terlalu dini kalau mengatakan bahwa ‘John Herdman sudah bagus’ atau ‘ah biasa saja tidak lebih bagus pelatih sebelumnya’," kata Kesit B Handoyo.

"Terlalu pagi kalau kita menilai John Herdman seperti itu, yang jelas kesan pertamanya dia mampu memberikan sesuatu yang positif untuk timnas Indonesia,” imbuhnya.

Sebab, bagi timnas Indonesia, FIFA Series 2026 ini menjadi langkah awal dalam membangun fondasi tim bersama pelatih baru. 

Kesit melihat tantangan di agenda timnas Indonesia selanjutnya akan menjadi tolok ukur penting. Termasuk menghadapi ASEAN Championship 2026 dan target yang lebih besar seperti Piala Asia 2027 hingga mimpi menembus Piala Dunia 2030.

“Jadi ada misi yang juga harus bisa di lewati John Herdman ke depan. Untuk terdekat kan ASEAN Championship 2026 yang menjadi salah satu ujian yang sangat penting untuk menunjukkan kapasitasnya yang memang cocok menangani timnas Indonesia," pungkas pengamat yang juga bertugas sebagai Ketua PWI Jaya periode 2024-2029.

Tag:  #timnas #indonesia #mampu #tandingi #bulgaria #kesan #positif #john #herdman

KOMENTAR