FIFA Soroti “Dark Magic” Kim Sang-sik Usai Vietnam Tembus Semifinal Piala Asia U23 2026
Pelatih Timnas Vietnam U23, Kim Sang-sik, dan Viktor Le(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
14:34
17 Januari 2026

FIFA Soroti “Dark Magic” Kim Sang-sik Usai Vietnam Tembus Semifinal Piala Asia U23 2026

- Akun media sosial FIFA memberikan perhatian khusus kepada pelatih Kim Sang-sik setelah membawa Timnas U23 Vietnam memastikan tiket semifinal Piala Asia U23 2026.

Melalui kanal media soalnya, FIFA bahkan menyebut keberhasilan tersebut sebagai buah dari apa yang mereka gambarkan sebagai “dark magic” alias ilmu hitam.

Dalam unggahan bergambar dengan keterangan singkat “Winx magic, Kim Sang Sik”, FIFA menyoroti perjalanan Vietnam U23 yang dinilai melampaui prediksi awal.

Kemenangan dramatis 3-2 atas Uni Arab Emirate di babak perempat final disebut bukan lagi kejutan sesaat, melainkan bagian dari rangkaian capaian luar biasa yang konsisten.

Rekor Sempurna dan Konsistensi Langka

Menurut analisis FIFA, kelolosan timnas U23 Vietnam ke semifinal ditopang rekor 15 kemenangan beruntun sejak Kim Sang-sik mengambil alih tim.

Termasuk dalam rentetan ini adalah kemenangan 1-0 atas Indonesia di final Piala AFF U23 2025.

Catatan dengan persentase kemenangan 100 persen tersebut dinilai hampir belum pernah terjadi di level tim nasional usia muda Asia.

Rentetan kemenangan itu membentang dari Piala AFF U23 2025, kualifikasi Piala Asia U23 2026, SEA Games ke-33, hingga fase grup dan perempat final putaran final Piala Asia U23.

FIFA menilai konsistensi lintas turnamen ini sebagai bukti stabilitas performa, bukan lonjakan sesaat di satu kompetisi tertentu.

Di Balik Julukan “Dark Magic”

FIFA juga menyoroti sosok Kim Sang Sik di pinggir lapangan.

Dengan ekspresi tenang dan minim reaksi, sang pelatih disebut mampu menciptakan momen-momen penentu melalui pemilihan pemain, pergantian tepat waktu, serta kemampuannya menjaga moral tim saat tertinggal.

Dalam pandangan FIFA, “dark magic” yang dilekatkan penggemar bukanlah sesuatu yang bersifat mistis. Julukan itu merujuk pada kombinasi pemikiran taktik modern, ketajaman membaca pertandingan, dan kualitas kepemimpinan.

Vietnam U23 kerap tidak mendominasi sepanjang 90 menit, tetapi berulang kali mampu melancarkan pukulan penentu di momen paling krusial.

Faktor Psikologis Menuju Semifinal

Menjelang laga semifinal, FIFA mencatat bahwa narasi “dark magic” Kim Sang Sik telah berkembang menjadi faktor psikologis tersendiri bagi Vietnam U23.

Keyakinan bahwa tim selalu memiliki peluang untuk menang, terlepas dari lawan yang dihadapi, dinilai menjadi kejutan terbesar yang dibawa pelatih asal Korea Selatan tersebut di turnamen kontinental ini.

FIFA menegaskan bahwa kepercayaan diri kolektif itu kini menjadi modal utama Vietnam U23 dalam melanjutkan kiprah mereka di Piala Asia U23 2026.

 

Tag:  #fifa #soroti #dark #magic #sang #usai #vietnam #tembus #semifinal #piala #asia #2026

KOMENTAR