Prabowo ke Siswa SR: Sampai Sekarang, Presiden Pun Sering Diejek
Presiden Prabowo Subianto menyambangi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu (7/6/2026).(repro bidik layar Youtube Sekretariat Presiden)
13:14
7 Juni 2026

Prabowo ke Siswa SR: Sampai Sekarang, Presiden Pun Sering Diejek

- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan simpati kepada salah seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, yang bercerita sempat menjadi korban ejekan (bullying) saat sekolah dasar.

Prabowo mengajak siswa tersebut untuk tetap memiliki hati yang teguh dan membalas ejekan dengan sopan santun, saat menyampaikan sambutannya di SRMP 17, Minggu (7/6/2026).

Mulanya, siswa bernama Gede Bagus Abimanyu tersebut memulai ceritanya dengan pengalaman yang dirasakannya saat bersekolah di SRMP.

Ia mengaku belajar kedisiplinan dan bertanggung jawab.

Baca juga: Prabowo: Sekolah Rakyat Bantu Mereka yang Paling Susah, Paling Kurang Berdaya

Ia kemudian menceritakan pengalaman bullying di sekolah dasar.

Gede Bagus diketahui merupakan anak dari seorang penatu yang sudah ditinggal ayah sejak kecil.

"Saat saya masih jenjang sekolah dasar, saya sering mendapatkan ejekan dari teman-teman karena saya dulu anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman," kata Gede Bagus, di hadapan Prabowo, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu.

Gede Bagus mengaku hampir putus asa dan tidak masuk sekolah beberapa hari karena kasus itu.

Namun, ibunya tanpa lelah memberikan dukungan sampai ia memiliki semangat kembali untuk belajar.

"Saat saya mencapai jenjang SMP, saya sekarang masuk di SRMP 17 Tabanan. Di mana setiap hari saya harus berkenalan dengan orang baru dengan melawan rasa trauma yang dulu saya dapatkan," tutur Gede Bagus.

Berbeda dengan semasa sekolah dasar, SRMP justru memiliki arti penting dalam hidupnya.

Baca juga: Prabowo Sambangi Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 di Bali: Angka Keberuntungan Saya

Ia banyak belajar disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri dengan teman-teman satu sekolah.

"Dan sekarang saya mendapatkan jalan dari Tuhan yaitu menjadi salah satu anggota dari organisasi sekolah yaitu Duta Anti-Bullying. Saya harap dengan gelar ini, saya dapat untuk mencegah bullying di sekolah ini dan dapat menjaga teman-teman saya agar tidak merasakan hal yang saya rasakan sebelumnya," ujar Gede Bagus.

"Saya ingin menyampaikan bahwa sehancur-hancurnya apapun anak itu, jika diberikan dukungan dan lingkungan yang tepat, maka anak itu dapat dirakit kembali," tegasnya.

Setelahnya, Prabowo menanggapi cerita Gede Bagus saat ia menyampaikan sambutan.

Ia meminta Gede Bagus untuk tetap teguh.

Baca juga: Istana Ungkap Prabowo Berkali-kali Ingatkan Menteri untuk Lawan Korupsi

Ejekan, kata Prabowo, juga kerap didapat dirinya, bahkan ketika ia sudah menjabat sebagai Presiden RI.

"Gede Bagus. Kamu dulu diejek. Enggak apa-apa ya. Enggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya sering diejek. Sampai sekarang. Presiden pun sering diejek. Enggak apa-apa. Yang penting hatimu teguh, ya," tegas Prabowo.

Ia juga mengingatkan agar Gede Bagus memiliki hati yang baik.

Balas ejekan dengan sopan santun.

"Hati kita baik. Kalau kita diejek kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan. Dihina, sopan. Ya? Jangan kecil hati," pesan Prabowo.

Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) ini meyakini bahwa Gede Bagus akan berhasil di masa depan.

Baca juga: Alasan Prabowo Tunjuk Nanik Jadi Kepala BGN: Disiplin Menjaga Kualitas MBG

Ia bahkan menyatakan, orang yang berhasil kebanyakan berasal dari keluarga yang sangat miskin.

"Kau nanti akan berhasil. Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin. Banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, anaknya selalu gembira di tengah kesulitan, cari yang baik, pasti akan ada kebaikan yang datang. Kita percaya itu," ujar Prabowo.

Tag:  #prabowo #siswa #sampai #sekarang #presiden #sering #diejek

KOMENTAR