Blak-blakan, Trump Sebut Netanyahu Tak Punya Pilihan Selain Turuti AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) saat menyambut kedatangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Mar-a-Lago, Palm Beach, Negara Bagian Florida, 29 Desember 2025.(AFP/JIM WATSON)
18:12
8 Juni 2026

Blak-blakan, Trump Sebut Netanyahu Tak Punya Pilihan Selain Turuti AS

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak punya pilihan selain menerima kesepakatan nuklir apa pun yang dicapai Washington dengan Teheran.

Pernyataan keras Trump ini muncul setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke sejumlah target di Israel

Aksi tersebut menjadi pelanggaran paling signifikan terhadap gencatan senjata yang baru disepakati pada awal April lalu.

Baca juga: Timur Tengah Membara Lagi: Israel-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata Trump Jebol?

Konflik terbuka ini dipicu oleh serangan Israel ke Beirut di tengah pertempuran baru dengan milisi Hizbullah yang didukung Iran.

Secara gamblang, Trump menyatakan bahwa dirinya memegang kendali penuh atas keputusan kebijakan luar negeri AS terkait Iran.

Dia juga menepis anggapan adanya pengaruh Israel dalam strategi diplomatik tersebut, sebagaimana dilansir Yeni Safak, Senin (8/6/2026).

"Dia tidak akan punya pilihan," ujar Trump pada Minggu waktu setempat dalam sebuah wawancara telepon dengan media yang berbasis di Inggris, Financial Times.

Baca juga: Trump Minta Tahan Diri, Israel Tetap Serang Fasilitas Petrokimia Iran

"Saya yang memegang kendali. Saya memegang semua kendali. Dia tidak memegang kendali," lanjutnya.

Kendati situasi memanas akibat hujan rudal, Trump memastikan bahwa Washington akan tetap melanjutkan upaya diplomasi dengan Teheran.

Menurutnya, serangan itu tidak akan menggagalkan proses negosiasi.

"Itu tidak akan berdampak pada kesepakatan," kata Trump kepada Financial Times. 

"Kesepakatan itu mungkin berhasil karena nilainya sendiri, atau tidak, tetapi ini tidak akan berpengaruh apa-apa terhadapnya," sambungnya.

Baca juga: Trump Sebut Netanyahu Harus Terima Kesepakatan Apa Pun AS-Iran

Larangan membalas

Sebelumnya, dalam wawancara dengan stasiun penyiaran AS Fox News, Trump mengindikasikan bahwa ia akan menginstruksikan Netanyahu untuk tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran. 

Laporan dari media Israel dan outlet Axios kemudian mengonfirmasi bahwa kedua pemimpin tersebut telah selesai melakukan pembicaraan via telepon mengenai masalah ini.

Ketegangan ini sendiri dipicu oleh serangan berulang kali yang dilakukan Israel terhadap target-target di Lebanon, meskipun kedua belah pihak telah melewati beberapa kali gencatan senjata yang ditenagai oleh AS.

Serangan terbaru Israel menghantam posisi Hizbullah di ibu kota Lebanon, Beirut, pada Minggu. Hal inilah yang memicu respons Iran untuk meluncurkan serangan rudal balistik ke Israel.

Baca juga: Trump, Latihan Perang, dan Just War Theory

Meski saat ini mengutamakan jalur diplomasi, Trump menegaskan bahwa AS tidak menutup mata terhadap kemungkinan lain. 

Jika negosiasi pada akhirnya menemui jalan buntu, Trump menyatakan akan mempertimbangkan tindakan militer atau memperketat blokade ekonomi terhadap Iran.

Trump bahkan menilai bahwa kebijakan blokade ekonomi selama ini terbukti memberikan dampak kerusakan yang lebih besar bagi Iran ketimbang serangan militer.

"Itu berarti kemungkinan kami akan masuk dan membereskan sisa wilayah yang belum kami tangani secara militer," tambah Trump.

Baca juga: Dulu Jamin Tak Akan Ada Perang Baru, Trump Kini Mengelak: Saya Tak Pernah Janji

Tag:  #blak #blakan #trump #sebut #netanyahu #punya #pilihan #selain #turuti

KOMENTAR