BNPP Targetkan Perlintasan Temajuk Dibuka Agustus 2026
Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI bersama kementerian lembaga mitra serta pemerintah daerah menyepakati langkah strategis untuk mempercepat pembukaan kembali Perlintasan Temajuk-Telok Melano di perbatasan Indonesia-Malaysia.(Dok. Humas BNPP RI)
15:38
27 Mei 2026

BNPP Targetkan Perlintasan Temajuk Dibuka Agustus 2026

– Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI bersama kementerian dan lembaga mitra, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta Pemerintah Kabupaten Sambas menyepakati langkah strategis percepatan pembukaan kembali Perlintasan Temajuk-Telok Melano di perbatasan Indonesia-Malaysia.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam Forum Koordinasi lintas sektor yang digelar Selasa (26/5/2026). Forum ini menjadi bagian dari peran sentral BNPP RI dalam mengoordinasikan kebijakan pengelolaan kawasan perbatasan negara, khususnya untuk mendorong konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan penguatan fungsi strategis wilayah perbatasan.

Selain membahas percepatan operasional perlintasan, forum juga menyepakati dukungan terhadap pengusulan Temajuk sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor pariwisata berbasis kawasan perbatasan.

Baca juga: BNPP Koordinasi Pembukaan Perlintasan Temajuk sebagai KEK Pariwisata

Target operasional Agustus 2026

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI Budi Setyono menegaskan bahwa percepatan pembukaan kembali Perlintasan Temajuk-Telok Melano membutuhkan sinergi kuat lintas kementerian lembaga dan pemerintah daerah.

Untuk itu, forum koordinasi ini dirancang untuk menghasilkan kesepahaman bersama yang menjadi fondasi penyusunan rencana aksi terpadu.

"Forum ini menyepakati langkah-langkah konkret untuk mendukung percepatan pembukaan kembali Perlintasan Temajuk-Telok Melano dengan target operasional pada Agustus 2026," ujar Budi dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (27/5/2026).

Dia menjelaskan, salah satu fokus utama yang disepakati adalah percepatan mobilisasi fasilitas CIQS atau Customs, Immigration, Quarantine, and Security.

Baca juga: BNPP RI Ukur Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Entikong, Petakan Berbagai Tantangan Pembangunan

Upaya tersebut mencakup penyiapan personel, sarana dan prasarana, serta penguatan pengamanan kawasan perbatasan agar perlintasan dapat beroperasi secara optimal dan sesuai standar pelayanan.

Infrastruktur pendukung dipercepat

Selain aspek operasional, forum juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur pendukung.

Infrastruktur tersebut meliputi peningkatan kualitas jalan, penyediaan air bersih, penguatan jaringan telekomunikasi, penetapan trayek angkutan orang, penyediaan layanan perbankan, hingga penguatan sektor pariwisata melalui peningkatan amenitas, aksesibilitas, dan atraksi wisata.

Baca juga: Kemendagri Beri Intensif Fiskal ke Daerah Berprestasi di Maluku dan Nusa Tenggara

Dalam rangka pengelolaan kawasan perbatasan yang lebih optimal, forum turut mendorong peningkatan status Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Peningkatan status ini dinilai penting untuk memperluas kapasitas layanan perlintasan orang dan barang serta mendukung kelancaran aktivitas lintas batas.

Pemerintah Kabupaten Sambas juga menyatakan dukungannya terhadap pengelolaan operasional dan pemeliharaan PLB Temajuk oleh Pemerintah Pusat melalui koordinasi BNPP RI.

Dukungan pemerintah daerah ini dipandang sebagai faktor penting dalam menjamin keberlanjutan operasional perlintasan ke depan.

Baca juga: Perkuat Sinergi Lintas Batas, Sekretaris BNPP RI Hadiri Hari Restorasi Kemerdekaan Ke-24 Timor Leste

Komitmen kementerian dan pemerintah daerah

Sejalan dengan rencana pembukaan perlintasan, kementerian lembaga terkait juga berkomitmen memperkuat sinergi promosi investasi, pengembangan pariwisata, perdagangan lintas batas, serta pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya model baru KEK perbatasan yang inklusif dan berdaya saing.

Budi menambahkan, BNPP RI akan mengoordinasikan pembentukan Tim Fasilitasi dan Koordinasi Percepatan Pembukaan Pintu Perbatasan RI-Malaysia serta pengusulan KEK di Temajuk, Kabupaten Sambas.

Baca juga: BNPP RI Gelar Kuliah Umum di NTT, Ajak Mahasiswa Bangun Masa Depan Kawasan Perbatasan

Tim itu akan bertugas mengawal pelaksanaan rencana aksi lintas sektor guna memastikan kesiapan operasional perlintasan sekaligus mendorong percepatan pengembangan kawasan ekonomi dan pariwisata perbatasan.

"BNPP akan memastikan seluruh rencana aksi berjalan selaras dan terukur, sehingga pembukaan kembali Perlintasan Temajuk-Telok Melano tidak hanya siap secara operasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat perbatasan," ucapnya.

Dengan kesepakatan tersebut, BNPP RI menegaskan komitmennya untuk terus mengoordinasikan percepatan pembukaan kembali Perlintasan Temajuk-Telok Melano secara terpadu.

Langkah itu juga diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas lintas negara, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.

Tag:  #bnpp #targetkan #perlintasan #temajuk #dibuka #agustus #2026

KOMENTAR