Hadir di Rapur DPR, Pengamat Nilai Prabowo Ingin Meredam Kekhawatiran Masyarakat
- Pengamat komunikasi politik, M Jamiluddin Ritonga menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto ingin meredam kekhawatiran masyarakat terkait kondisi ekonomi.
Oleh karena itu, Prabowo hadir perdana dalam rapat paripurna penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027, yang dinilainya untuk meyakinkan masyarakat terkait kepemimpinannya.
"Prabowo ingin menenangkan masyarakat, termasuk pasar, di tengah terus melemahnya rupiah. Kehadirannya di Senayan ingin menyatakan ekonomi Indonesia cukup kuat," ujar Jamiluddin saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Langkah Prabowo Bikin Aturan Ekspor Harus Lewat Satu Pintu BUMN Khusus
"Karena itu, Prabowo ingin menegaskan tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan melemahnya rupiah," sambungnya.
Secara politis, kehadiran Prabowo di DPR juga ingin meredam kekhawatiran pasar akan dampak melemahnya rupiah.
Ia menilai, Prabowo berharap masyarakat tetap optimis di tengah melemahnya rupiah.
"Jadi kehadiran Prabowo di Senayan tampaknya ingin mendapat dukungan penuh dari legislator. Dukungan legislator ini diharapkan dapat menular ke masyarakat. Dengan begitu, Prabowo berharap mendapat dukungan dari semua elemen bangsa," ujar Jamiluddin.
Baca juga: Momen Perdana Prabowo Sampaikan Pidato KEM-PPKF, Ini Poin-poinnya!
Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR
Sebelumnya, Prabowo merasa perlu hadir langsung di rapat paripurna DPR untuk menyampaikan pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara kepada DPR di tengah situasi ekonomi global terkini.
"Karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa presiden RI harus hadir langsung menyampaikan pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara," ujar Prabowo dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Prabowo mengaku sengaja meminta waktu untuk berdiri di hadapan para wakil rakyat.
Baca juga: Kepala Bakom Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perkuat Pengawasan Ekspor
Ia akan menyampaikan sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara Indonesia dalam penyusunan rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027.
"Kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik, ketegangan, dan ketidakpastian," kata Prabowo.
"Peperangan terjadi di banyak tempat, bahkan di Eropa, di Timur Tengah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita, tetapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan kita," sambungnya.
Tag: #hadir #rapur #pengamat #nilai #prabowo #ingin #meredam #kekhawatiran #masyarakat