Pigai Sebut Prabowo Tak Pernah Perintahkan TNI-Polri Isi Jabatan Sipil, tapi Menteri
- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan Presiden Prabowo Subianto tidak pernah memerintahkan personel TNI dan Polri untuk mengisi jabatan di institusi sipil.
Menurut Pigai, keterlibatan aparat di sejumlah posisi sipil justru terjadi karena diundang oleh para pejabat kementerian sendiri.
Hal itu disampaikan Pigai dalam acara Kelas Jurnalis HAM di Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/5/2026).
“Beberapa waktu lalu saya sampaikan bahwa Presiden tidak pernah memerintahkan untuk TNI-Polri masuk di wilayah sipil," kata Pigai.
Baca juga: Pigai Klaim Tak Pernah Ditegur Prabowo selama Menjabat Menteri HAM
Pigai mengatakan, banyak pejabat sipil yang justru meminta personel TNI atau Polri menduduki jabatan strategis di kementerian maupun lembaga.
“Ini kalau menteri lain enggak berani bongkar kayak begini. Enggak pernah, tidak pernah. Yang ada itu menteri-menteri yang sipil (mengundang TNI-Polri masuk jabatan sipil)," ungkap dia.
Menurut Pigai, publik selama ini keliru apabila menganggap keterlibatan aparat di lembaga sipil merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo.
Pigai bahkan mencontohkan kondisi di Kementerian HAM yang dipimpinnya.
Dia memastikan tidak ada satu pun pejabat di kementeriannya yang berasal dari latar belakang TNI maupun Polri.
Baca juga: Menteri HAM Pigai: Tidak Boleh Tembak Langsung Begal di Tempat
“Kementerian HAM ini mulai dari security, office boy, sampai direktur, pejabat, dirjen, irjen, satu orang pun tidak ada yang berlatar belakang TNI maupun Polri,” ucap Pigai.
Dia juga mengeklaim tidak pernah mendapat teguran dari Presiden meski tidak melibatkan aparat dalam struktur kementeriannya.
Pigai menilai, media seharusnya lebih kritis terhadap para pejabat sipil yang membuka ruang bagi aparat untuk masuk ke jabatan sipil.
“Oleh karena itulah kalau mau ingin mengkritisi, ya media harus kritisi para pejabatnya. Kenapa menteri ini beberapa jenderal masuk jadi dirjen dan direktur? Kenapa menteri ini mengundang?" ucap dia.
Meski demikian, Pigai mengaku memahami apabila menteri yang berasal dari institusi TNI atau Polri membawa rekan-rekannya untuk menduduki jabatan tertentu di kementerian.
Baca juga: Soal Film Pesta Babi, Pigai Sebut Larangan Nobar Harus Lewat Putusan Pengadilan
Namun, menurut Pigai, yang menjadi persoalan ialah ketika pejabat sipil justru secara aktif mengundang aparat masuk ke ranah birokrasi sipil.
“Tapi, menjadi persoalan kenapa sipil yang mengundang," tanya dia.
Tag: #pigai #sebut #prabowo #pernah #perintahkan #polri #jabatan #sipil #tapi #menteri