Prabowo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 6 sampai 6,5 Persen pada 2027
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye(RIVAN AWAL LINGGA)
19:42
20 Mei 2026

Prabowo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 6 sampai 6,5 Persen pada 2027

- Presiden Prabowo Subianto menargetkan angka kemiskinan di Indonesia turun dalam kisaran 6 sampai 6,5 persen pada 2027.

Angka tersebut lebih rendah ketimbang target pada 2026, yang berada dalam kisaran 6,5 hingga 7,5 persen.

"Pertumbuhan tersebut harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata. Karena itu, angka kemiskinan ditargetkan turun ke rentang 6,0 hingga 6,5 persen dari target sebelumnya 6,5 hingga 7,5 persen," ujar Prabowo dalam rapat paripurna penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Prabowo Sindir Birokrat yang Peras Pengusaha: Banyak dari Golkar Senyum, Pengalaman

Dalam forum tersebut, Prabowo menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selalu berada di atas 5 persen dalam tujuh tahun terakhir.

Namun angka tersebut bertolak belakang di lapangan, karena ia melihat kemiskinan semakin meningkat dan menurunnya masyarakat kelas menengah.

"Saya merasa seolah saya dipukul di ulu hati saya. Saudara-saudara sekalian, tujuh tahun kali 5 persen, 35 persen ekonomi kita tumbuh, tapi angka rakyat kita yang miskin tambah," ujar Prabowo.

"Yang kelas menengah turun, Saudara-saudara. Saya bertanya di hadapan majelis yang terhormat ini, saya bertanya kepada semua partai politik, semua ormas, saya bertanya kepada semua pakar-pakar dan semua guru besar, bagaimana bisa pertumbuhan 35 persen tapi kelas menengah menurun, kemiskinan meningkat," sambungnya.

Baca juga: Pimpinan DPR Optimistis Rupiah Menguat Usai Paparan Prabowo di Rapat Paripurna

Ia mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan kekayaan dan posisi yang strategis dalam jalur perdagangan dunia.

Namun, semua keunggulan tersebut belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Ia bahkan menyorot Indonesia yang memiliki rasio belanja terhadap produk domestik bruto (PDB) terendah dibandingkan negara yang tergabung dalam G20.

Bahkan di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), Indonesia berada di bawah Malaysia, Filipina, hingga Kamboja.

"Kita harus introspeksi dan sadar dan berani bertanya, kenapa kita tidak bisa kelola ekonomi kita," ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo Dorong Industrialisasi, Ingin RI Bisa Bikin Mobil hingga Handphone Sendiri

Oleh karena itu, pemerintah menargetkan rasio gini berada pada kisaran 0,362 hingga 0,367 pada 2027. Angka tersebut lebih baik dibandingkan target tahun ini yang berada di rentang 0,377 hingga 0,380.

Harapannya, penurunan angka kemiskinan dapat memperbaiki tingkat ketimpangan yang terjadi di Indonesia.

"Jarak yang terkaya dan yang termiskin tidak boleh semakin lebar bahkan harus kita perjuangkan untuk terus menyempit," tegas Prabowo.

Tag:  #prabowo #targetkan #angka #kemiskinan #turun #sampai #persen #pada #2027

KOMENTAR