Prabowo Tak Ingin Harga Kelapa Sawit Didikte Negara Lain
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye(RIVAN AWAL LINGGA)
13:34
20 Mei 2026

Prabowo Tak Ingin Harga Kelapa Sawit Didikte Negara Lain

– Presiden Prabowo Subianto menyoroti soal harga komoditas kelapa sawit yang mekanismenya ditentukan oleh negara lain.

Kepala negara menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh terus bergantung pada mekanisme harga komoditas yang ditentukan negara lain.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia.

"Kita produsen kelapa sawit terbesar di dunia, tetapi harga kelapa sawit ditentukan negara lain. Saya katakan kepada menteri-menteri saya, ini tidak boleh terjadi. Kita harus tentukan harga kita sendiri," kata Prabowo, pada pidatonya di Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Prabowo: Kita Harus Bikin HP, Mobil, Motor Sendiri, Jangan Cuma Jadi Pasar

Menurut Prabowo, Indonesia tidak perlu khawatir apabila ada negara lain yang menolak membeli komoditas nasional tersebut dengan harga yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

"Kalau mereka tidak mau beli pakai harga kita, tidak usah beli. Kita pakai kelapa sawit kita sendiri," ujar dia.

Selain itu, Prabowo juga menyoroti komoditas tambang seperti nikel dan emas yang juga masih sangat dipengaruhi penentuan harga dari luar negeri.

Prabowo telah menginstruksikan menterinya untuk merumuskan mekanisme penetapan harga komoditas strategis di dalam negeri.

"Saya instruksikan kabinet saya, rumuskan harga nikel, harga emas, harga semua tambang, harga semua komoditas kita harus ditentukan di negara kita sendiri," tutur dia.

Prabowo menegaskan, upaya tersebut penting agar Indonesia tidak terus menjual sumber daya alam dengan harga murah.

Baca juga: Harapan Prabowo ke 400 Pegawai BUMN yang Digembleng TNI, Punya Hati Mulia dan Cerdas

Ia ingin cadangan sumber daya alam yang dimiliki disimpan untuk generasi mendatang, daripada dijual dengan harga murah.

"Kalau mereka tidak mau beli ya tidak apa-apa, biarkan saja di bawah tanah untuk cucu kita nanti daripada kita jual murah," ujar dia.

Tag:  #prabowo #ingin #harga #kelapa #sawit #didikte #negara #lain

KOMENTAR