Bro Ron Dipukul, PSI: Barbar, Ancaman atas Kebebasan Warga Negara
Direktur Hukum dan HAM DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kamaruddin mengecam keras aksi pemukulan dan kekerasan fisik yang menimpa Wakil Ketua Umum PSI Ronald Sinaga alias Bro Ron.
Kamaruddin menegaskan, tindakan pemukulan terhadap Bro Ron itu merupakan serangan terhadap kemanusiaan.
“Kekerasan terhadap warga negara tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum. Kejadian yang menimpa Bro Ron merupakan ancaman nyata atas kebebasan dan keamanan warga negara. Jangan pernah kompromi dengan kekerasan,” ujar Kamaruddin dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Profil Bro Ron, Waketum PSI yang Dipukuli di Menteng dan Vokal Soal PIP
Kamaruddin pun meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku.
Menurut dia, semua yang terlibat dalam aksi pemukulan barbar itu harus ditindak tegas tanpa kecuali.
"Semua yang terlibat dalam aksi pemukulan barbar itu harus ditindak tegas. Kami akan terus memantau kasus ini dan memastikan hukum bekerja sebagaimana mestinya dan memberikan efek jera bagi para pelaku,” ujar Kamaruddin.
Ia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada tempat bagi premanisme di negeri ini karena kekerasan hanya menunjukkan kelemahan akal sehat, dan ketidakmampuan berdialog secara setara.
Baca juga: Waketum PSI Bro Ron Dipukuli di Menteng Jakpus, 2 Pelaku Ditangkap
Bro Ron dipukul
Sebelumnya, polisi menangkap dua pria yang memukul Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron di Menteng, Jakarta Pusat.
Pemukulan terhadap Ronald viral pada Selasa (5/5/2026), setelah diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni dalam akun Instagram resminya @ahmadsahroni88.
Dalam video peristiwa, terlihat seorang pria berbaju krem mengajak bicara Ronald, tetapi Ronald menghindari pria itu.
Tiba-tiba seorang pria lain berbaju hitam memukul wajah Bro Ron.
Selain itu, ada pria berbaju krem pun terlihat menghampiri Ronald hendak menyerang Ronald.
Baca juga: Dipukul 2 Pria di Menteng Jakpus, Waketum PSI Bro Ron Alami Luka Robek di Pelipis
Namun, ada beberapa orang lain, termasuk aparat TNI, yang segera melerai keributan tersebut.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5/2026).
Saat itu, Bro Ron sedang menemani karyawan PT SKS untuk beraudiensi ke kantor firma hukum Michael, Putra & Partners (MPP).
Pada saat karyawan PT SKS beraksi di depan kantor MPP, datanglah 3 orang tidak dikenal sekitar pukul 18.00 WIB yang mengaku sebagai anggota pengamanan kantor dan gedung.
Salah seorang di antaranya merupakan pelaku yang memukul Bro Ron.
Tag: #dipukul #barbar #ancaman #atas #kebebasan #warga #negara