Panitia Sebut Ada Kelompok Hendak Menyusup ke Acara Hari Buruh di Monas
Ketua Panitia Hari Buruh 2026 di Monumen Nasional (Monas) Andi Gani Nena Wea mengungkapkan, terdapat upaya penyusup untuk mengacaukan peringatan Hari Buruh 2026.
Andi Gani menyebutkan, setelah mendapatkan informasi tersebut pada pekan lalu, panitia langsung meningkatkan kewaspadaan dengan membentuk satuan tugas internal di masing-masing organisasi buruh.
“Saya sudah mendapatkan informasi ini sejak seminggu lalu, sehingga kami memperketat penjagaan internal buruh dengan melibatkan Satgas khusus dari masing-masing konfederasi. Dengan begitu, kami bisa cepat mendeteksi adanya penyusupan," kata Andi Gani dalam siaran pers, Sabtu (2/5/2026).
Baca juga: Polri Klaim Peringatan Hari Buruh 2026 Berjalan Tertib, Aman dan Kondusif
Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pihak luar yang mencoba menyusup ke dalam massa aksi yang jumlahnya sangat besar.
Andi Gani juga meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas kelompok yang berupaya mengganggu jalannya perayaan.
Pasalnya, peringatan Hari Buruh di Monas pada Jumat (1/5/2026) dihadiri oleh 400.000 buruh dari berbagai daerah dan Presiden Prabowo Subianto.
“Dapat dibayangkan jika ada pemicu kerusuhan masuk ke dalam kegiatan dengan jumlah massa sebesar ini, tentu akan sangat berbahaya," ujar dia.
Baca juga: Joget, Nyanyi, hingga Lepas Kemeja, Momen Prabowo di Hari Buruh 2026
Oleh karena itu, Andi Gani mengapresiasi jajaran Polda Metro Jaya yang dinilai berhasil menggagalkan rencana tersebut sehingga perayaan May Day di Monas berlangsung kondusif.
Terkait insiden kerusuhan yang terjadi di Bandung, Andi Gani menegaskan bahwa kelompok berpakaian hitam yang terlibat bukan berasal dari kalangan buruh.
Ia meminta aparat kepolisian setempat untuk bertindak tegas tanpa kompromi terhadap para pelaku kerusuhan.
Tag: #panitia #sebut #kelompok #hendak #menyusup #acara #hari #buruh #monas