Aturan Masuk Mekkah Diperketat, Jemaah Haji Diminta Terapkan ''Buddy System''
Kedatangan jemaah haji 2026 di Madinah.(Pythag/Kompas.com)
19:18
29 April 2026

Aturan Masuk Mekkah Diperketat, Jemaah Haji Diminta Terapkan ''Buddy System''

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jemaah menerapkan sistem pendamping atau "buddy system" agar tidak bepergian sendirian selama di Tanah Suci.

Hal ini dilakukan karena Pemerintah Arab Saudi memperketat aturan bagi pengunjung yang ingin memasuki Kota Suci Mekkah, termasuk bagi jemaah haji Indonesia.

"Untuk petugas maupun jemaah, yang harus dijaga, yang harus dibuat, setiap pergerakan pastikan melakukan secara 'buddy system'. 'Buddy system' dalam hal ini tidak berdua, kami imbau minimal tiga orang," kata Kepala Seksi Pelindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Mekkah, Tulus Widodo, dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Bus Jemaah Haji Kecelakaan di Jabal Magnet, Kemlu Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Menurut Tulus, penerapan sistem tersebut bertujuan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat merugikan jemaah maupun petugas selama berada di Tanah Suci.

"Untuk itu kami mengimbau khususnya untuk petugas, apabila melakukan perjalanan pastikan 'buddy system' tidak dua orang, tetapi tiga orang," kata dia.

Selain itu, Tulus juga mengingatkan jemaah haji Indonesia yang masih berada di Madinah agar selalu membawa Kartu Nusuk saat sudah tiba di Mekkah dan hendak beraktivitas di luar hotel.

"Wajib bawa Kartu Nusuk," tegasnya.

Tidak kalah penting, Tulus juga meminta jemaah untuk tidak sembarangan menggunakan taksi menuju Masjidil Haram.

Pasalnya, hanya kendaraan resmi berupa taksi berwarna putih dan hijau yang diizinkan masuk ke area tertentu di sekitar masjid.

Baca juga: Puncak Kedatangan Jemaah Haji Gelombang I Diprediksi 6 Mei

"Karena kalau taksi gelap berpotensi membuat jemaah harus turun di lokasi yang jauh dari Masjidil Haram, sehingga dapat menyulitkan perjalanan ibadah mereka," ucapnya.

Adapun, memasuki hari ke-9 operasional ibadah haji 2026, Rabu (29/4/2026), terdapat 122 kelompok terbang (kloter) yang sudah diberangkatkan ke Tanah Suci.

"Secara kumulatif, jumlah jemaah yang telah berangkat ke tanah suci sebanyak 122 kloter dengan 47.834 jemaah," kata Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Moh. Hasan Afandi dalam konferensi pers, Rabu.

Sedangkan untuk ketibaan di Madinah, Hasan mengatakan sudah ada 113 kloter dengan 44.315 jemaah.

"Seluruh proses kedatangan berjalan tertib dengan pendampingan petugas haji yang siaga memberikan layanan sejak di bandara hingga hotel," ucap Hasan.

Tag:  #aturan #masuk #mekkah #diperketat #jemaah #haji #diminta #terapkan #buddy #system

KOMENTAR