Rapim TNI, Menhan Sjafrie Soroti Peran Tentara Jaga Sumber Daya Alam Indonesia
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti soal peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga sumber daya alam Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Sjafrie saat memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI 2026 di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/2026).
“Menhan juga menyoroti pentingnya peran TNI dalam menjaga kekayaan sumber daya alam nasional sebagai bagian dari strategi pertahanan semesta,” bunyi siaran pers yang diterima Kompas.com dari Biro Infohan Setjen Kemhan, Selasa (10/2026).
Dalam hal ini, Sjafrie pun mengingatkan bahwa ancaman modern tidak hanya berupa perang fisik, tetapi juga upaya pihak asing yang menginginkan kekayaan alam Indonesia.
Baca juga: Komisi I DPR Nilai Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza Tak Perlu Sampai 20.000
Oleh karena itu, kesiapan TNI dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah mutlak.
Sjafrie menegaskan bahwa TNI memiliki posisi vital sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan begitu, ia menekankan bahwa mulai 2026, pembangunan kekuatan TNI harus direvitalisasi secara mendasar dan berorientasi ke depan.
Kebijakan pertahanan juga harus adaptif terhadap tantangan zaman, mencakup kedaulatan ideologi, politik, hingga ekonomi.
"Kita harus menekankan revitalisasi dan melaksanakan revolusi terhadap pembangunan kekuatan Tentara Nasional Indonesia. Mulai tahun 2026 ini, sampai ke depan, kita harus terus bergerak maju," tegas Sjafrie.
Baca juga: Komisi I Setuju TNI Terima Hibah Kapal dari Jepang Senilai Rp 200 Miliar Lebih
Menutup arahannya, Sjafrie menilai soliditas TNI saat ini, dengan kekompakan dari unsur pimpinan hingga prajurit di lapangan, sebagai modal utama bangsa.
"Saya melihat bahwa TNI sekarang kompak, solid. Baik di antara satuan-satuan yang ada di lapangan sampai ke tingkat para kepala staf angkatan dan sampai kepada tingkat Panglima TNI. Tentunya ini sangat kita perlukan agar supaya tugas dan tanggung jawab negara bisa menjadi tantangan yang perlu dijawab oleh TNI," ungkap dia.
Adapun Rapim TNI 2026 turut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, para Kepala Staf Angkatan, hingga sekitar 500 perwira tinggi (pati) TNI.
Tag: #rapim #menhan #sjafrie #soroti #peran #tentara #jaga #sumber #daya #alam #indonesia