Banyak Musisi Mundur, Trump Ingin Jadi Bintang Tamu HUT ke-250 AS
- Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (30/5/2026) menyerukan pembatalan konser-konser perayaan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat.
Hal ini terjadi setelah banyak musisi mengundurkan diri sebagai bintang tamu konser itu.
Kini, Trump berharap konser-konser tersebut bisa digantikan oleh rapat umum politik yang dipimpin oleh dirinya sendiri.
"Kita seharusnya mengadakan rapat umum besar-besaran 'kebangkitan Amerika', untuk 250 orang, daripada mendatangkan penyanyi-penyanyi mahal yang tidak ingin didengar siapa pun, yang musiknya membosankan, dan yang tidak melakukan apa pun selain mengeluh," tulis Trump di platform Truth Social miliknya, dikutip dari AFP, Minggu (31/5/2026).
"Batalkan saja," tegasnya.
Baca juga: Sempat Dibantah AS, Iran Kini Klaim Aset Rp 214 Triliun Segera Cair
Alasan banyak musisi mundur
Tak lama setelah penyelenggara merilis artis yang akan tampil dalam rangkaian konser di Washington sekitar liburan 4 Juli, sejumlah musisi mengundurkan diri.
Penyanyi country Martina McBride dan rocker glam Bret Michaels, vokalis band Poison era 1980-an, dan banyak penampil lainnya mengundurkan diri, dengan politisi acara tersebut sebagai alasannya.
“Sayangnya, apa yang disajikan kepada kita sebagai perayaan negara kita telah berubah menjadi sesuatu yang lebih memecah belah,” kata Michaels di media sosial.
“Kekhawatiran juga telah muncul mengenai keselamatan penggemar saya, band, kru, keluarga, dan saya sendiri,” tambahnya.
Baca juga: Ahmadinejad, Ikon Anti-Israel yang Muncul dalam Skenario AS untuk Iran
Ajukan diri sendiri jadi bintang tamu utama
Konser-konser tersebut dijadwalkan akan dimulai pada 25 Juni sebagai bagian dari acara besar di National Mall yang diselenggarakan oleh Freedom 250, sebuah entitas publik-swasta yang didukung oleh Trump.
"Saya mengerti para artis mulai merasa gugup saat tampil," kata Trump sebelumnya di Truth Social, sehari setelah artis keempat dan kelima mengumumkan pengunduran diri mereka, dari total sembilan artis yang awalnya diumumkan.
"Saya sedang mempertimbangkan untuk membawa 'daya tarik nomor satu' ke mana pun di dunia, pria yang mendapatkan penonton jauh lebih besar daripada Elvis di masa jayanya dan pria yang oleh sebagian orang disebut sebagai Presiden Terhebat dalam Sejarah (SANG GOAT!), DONALD J. TRUMP, untuk menggantikan para 'artis' kelas tiga yang dibayar mahal ini," lanjutnya.
Baca juga: Kelaparan Landa Amerika, Lebih Parah dari Pandemi Covid-19
Trump mengatakan dia memerintahkan para ajudannya untuk menilai kelayakan mengadakan reli "America is Back" di National Mall.
Nantinya, dia akan menyampaikan pidato "ntuk membangkitkan semangat negara seperti yang telah dilakukannya sejak menjadi presiden.
Trump secara terbuka mencoba untuk memberikan sentuhan pribadinya pada perayaan tersebut, terutama dengan menggelar pertandingan UFC di arena yang dibangun khusus di halaman Gedung Putih pada 14 Juni, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-80.
Jajaran musisi yang tersisa, yang masa kejayaannya datang dan pergi beberapa dekade lalu, seperti Vanilla Ice dan C+C Music Factory telah memicu banjir komentar sarkastik di media sosial.
Tag: #banyak #musisi #mundur #trump #ingin #jadi #bintang #tamu