Acer Predator Atlas 8 Rilis, Handheld Gaming PC Pertama dengan Intel Arc G3
- Acer resmi memperkenalkan handheld gaming terbaru mereka, Predator Atlas 8. Perangkat ini menjadi salah satu yang pertama menggunakan Intel Arc G3 Series, chip anyar Intel yang dirancang khusus untuk konsol PC genggam.
Predator Atlas 8 hadir dalam dua varian, yakni model dengan chip Intel Arc G3 dan versi lebih bertenaga yang menggunakan Intel Arc G3 Extreme.
Keduanya dibekali dengan prosesor (CPU) dengan jumlah inti (core) mencapai 14 core serta Intel Smart Cache 12 MB. Kecepatan clock untuk Arc G3 adalah 4,6 GHz, sedangkan Arc G3 Extreme sedikit lebih cepat dengan 4,7 GHz.
Baca juga: Intel Rilis Chip Handheld Gaming Perdana, Arc G3 dan Arc G3 Extreme
Perbedaan juga terletak di unit pengolah grafis (GPU) yang digunakan. Arc G3 dibekali GPU Arc B370 yang memiliki 10 inti GPU Xe3, sementara Arc G3 Extreme menggunakan GPU Arc B390 yang punya 12 inti GPU Xe3.
Meski jumlah inti GPU berbeda, kedua chip tersebut sama-sama mendukung teknologi Intel XeSS 3.
Teknologi ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan frame rate melalui teknik upscaling dan frame generation.
Baca juga: Konsol Handheld Retro Lenovo Dirilis, Harga Rp 1 Jutaan untuk Main Game Lawas
Tampilan Acer Predator Atlas 8.
Teknologi ini bisa dibilang serupa dengan Nvidia DLSS (Deep Learning Super Sampling) dan AMD FSR (FidelityFX Super Resolution) yang banyak digunakan pada game modern.
Untuk menggenjot pemrosesan AI lebih lanjut, Intel Arc G3 Series mengandalkan chip pengolah AI (NPU) yang memiliki kemampuan 46 Platform TOPS (PTOPS).
Layar 120 Hz dan Thunderbolt 4
Acer Predator Atlas 8 varian Intel Arc G3 dan Arc G3 Extreme sama-sama mengusung layar sentuh IPS berukuran 8 inci dengan resolusi WUXGA (1.920 x 1.200 piksel).
Layar tersebut mendukung refresh rate hingga 120 Hz dengan dukungan Variable Refresh Rate (VRR), tingkat kecerahan 500 nit, serta aspect ratio 16:10.
Panel handheld gaming PC ini juga dilindungi Gorilla Glass Victus dan lapisan anti-pantulan Corning DXC.
Dari sisi kontrol gaming, Predator Atlas 8 dibekali trigger Hall Effect dengan pengaturan hair-trigger stop, dua tombol tambahan di belakang perangkat, serta sensor sidik jari di tombol power.
Perangkat ini juga dibekali joystick, dan joystick yang dipakai masih menggunakan model carbon film biasa, bukan Hall Effect atau TMR yang lebih tahan dari masalah drifting.
Baca juga: AMD Rilis Chip Ryzen AI Z2 Extreme untuk PC Gaming Handheld
Tombol trigger di Acer Predator Atlas 8.
Pada aspek daya, Predator Atlas 8 dibekali baterai hingga 80 Wh dan memiliki bobot sekitar 810 gram. Acer belum mengungkapkan berapa daya tahan baterai PC gaming handheld ini.
Untuk konektivitas, Acer menyematkan dua port Thunderbolt 4 yang menawarkan bandwidth lebih tinggi dibanding USB 4, yaitu hingga 40 Gbps.
Perangkat ini juga mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, slot microSD UHS-II, serta jack audio 3,5 mm.
Acer turut membekali handheld ini dengan dua speaker 2 watt berteknologi DTS:X Ultra dan dua mikrofon yang didukung fitur peredam bising berbasis AI, Acer PurifiedVoice.
Di sektor software, handheld gaming ini menjalankan sistem operasi (OS) Windows 11 dengan Xbox Mode dan mendukung Xbox Game Pass.
Baca juga: Harga Steam Deck OLED Naik Drastis, Imbas Krisis Memori Global
Acer belum mengumumkan harga Predator Atlas 8. Informasi itu kemungkinan akan disampaikan menjelang peluncuran globalnya yang dijadwalkan sekitar Oktober 2026, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Gizmodo.
Predator Atlas 8 sendiri bukan merupakan handheld gaming PC pertama Acer. Sebelumnya, mereka sudah meluncurkan perangkat serupa dengan nama Nitro Blaze 7 pada September 2024 lalu.
Perangkat ini tak ditenagai chip AMD Ryzen Z1 Series seperti handheld gaming PC kekinian, melainkan prosesor laptop Ryzen 7 8840HS yang diadopsi ke perangkat lebih ringkas.
Tag: #acer #predator #atlas #rilis #handheld #gaming #pertama #dengan #intel