Nasdem Tak Masalah Prabowo 2 Periode, Singgung Tingkat Kepuasan Tinggi
Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Saan Mustopa usai acara Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Sabtu (25/10/2025).(KOMPAS.com/Rahel)
15:06
9 Februari 2026

Nasdem Tak Masalah Prabowo 2 Periode, Singgung Tingkat Kepuasan Tinggi

Partai Nasdem menyatakan tidak masalah dengan munculnya wacana Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjabat 2 periode dengan kembali maju pada Pilpres 2029 mendatang.

Wakil Ketua Umum Nasdem Saan Mustopa mengatakan, wacana dan dukungan yang mulai diberikan oleh beberapa partai terhadap Prabowo adalah hal wajar karena tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden cukup tinggi menurut salah satu lembaga survei.

“Kan enggak ada masalah sebelumnya, kalau dilihat dari approval rating hari ini kan hampir 80 persen tingkat kepuasan,” ujar Saan saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (9/1/2026).

Baca juga: Wacana Prabowo Dua Periode dan Kabinet yang Masuk Mode Elektoral

Menurut Saan, tingginya tingkat kepuasan tersebut menjadi bukti bahwa apa yang telah dilakukan Prabowo selama setahun lebih menjabat, mendapatkan apresiasi dari publik.

Oleh karena itu, ia menilai, mencuatnya wacana 2 periode dan dukungan dari sejumlah partai adalah suatu hal yang masuk akal.

“Jadi apa yang dilakukan Pak Prabowo satu tahun lebih ini kan berarti juga mendapatkan apresiasi dengan approval rating tingkat kepuasan tinggi dan tentu ya membahagiakan semua dengan approval rating yang ada,” ungkap Saan.

“Makanya dengan pertimbangan pertimbangan itu wacana 2 periode itu kan ya masuk akal ya,” ujar dia.

Baca juga: Wacana Prabowo Dua Periode di Era Pilpres Tanpa Ambang Batas

Meski begitu, Saan tak menjawab saat ditanya apakah Nasdem secara kelembagaan turut mendukung Prabowo menjabat 2 periode atau tidak.

Dia hanya diam sambil bergegas masuk ke lift di Gedung Nusantara 3 DPR RI.

Prabowo dua periode

Diberitakan sebelumnya, dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 atau menjabat dua periode mulai menguat.

Sejumlah partai politik yang kini berada di lingkaran pemerintahan secara terbuka menyatakan kesiapan mendukung Prabowo melanjutkan kepemimpinannya pada periode 2029–2034.

Namun, dukungan tersebut umumnya baru diberikan kepada Prabowo sebagai calon presiden.

Baca juga: Pengamat Nilai Gibran Tak Termasuk dalam Dukungan Dua Periode ke Prabowo

Hampir seluruh partai belum secara tegas menyatakan sikap apakah dukungan itu akan diberikan sepaket dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Adapun wacana Prabowo dua periode kembali mencuat setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) secara terbuka menyampaikan dukungannya terhadap pasangan Prabowo-Gibran untuk kembali menjabat pada Pilpres 2029.

“Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode. Sudah, itu saja,” kata Jokowi saat ditemui di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).

Pernyataan Jokowi itu sekaligus merespons pandangan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali yang menyebut Gibran berpotensi menjadi kompetitor kuat dalam Pilpres 2029.

Baca juga: Partai-partai Mulai Dukung Prabowo 2 Periode, Bagaimana Nasib Gibran?

Meski demikian, pernyataan Jokowi belum sepenuhnya diikuti oleh sikap partai-partai politik pendukung pemerintah.

Sejumlah parpol justru memilih memisahkan dukungan kepada Prabowo dengan pembahasan mengenai calon wakil presiden.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menegaskan partainya siap kembali mendukung Prabowo Subianto untuk dua periode kepemimpinan.

Menurut Muhaimin, dukungan tersebut didasarkan pada kepuasan PKB terhadap kinerja pemerintahan Prabowo.

Baca juga: PDI-P soal Dukungan Prabowo Dua Periode: Setiap Partai Punya Kedaulatan Sikap

“Kita pokoknya intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periode lah,” ujar Muhaimin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Namun, Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin belum memberikan jawaban tegas terkait kemungkinan dukungan tersebut diberikan bersama Gibran sebagai calon wakil presiden.

Sikap hampir serupa disampaikan Partai Amanat Nasional (PAN) yang menilai dukungan dua periode diperlukan agar seluruh program pemerintahan Prabowo dapat direalisasikan secara optimal.

PAN bahkan telah memiliki sikap final untuk kembali mendukung Prabowo pada Pilpres 2029.

“Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai lho di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Pak Prabowo tiga kali dalam tiga Pilpres,” kata Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno di Gedung DPR RI, Kamis (5/2/2026).

Baca juga: Dasco soal Kemungkinan Prabowo Maju Pilpres 2029: Lihat Dulu Keberhasilan Periode Ini

Meski demikian, PAN belum menetapkan sikap resmi mengenai calon wakil presiden.

Eddy menegaskan, penentuan pasangan capres-cawapres membutuhkan banyak pertimbangan.

“Kita tentu kita lihat nanti opsi-opsi terbaik. Karena kembali lagi, yang namanya paket itu tentu kan harus ada simbiosisnya, bisa bekerja sama dengan baik, ada juga dukungan elektoralnya tinggi dan sebagainya,” ujar Eddy.

Secara pribadi, Eddy mengaku lebih mendukung Zulkifli Hasan untuk mendampingi Prabowo.

Baca juga: Teriakan Prabowo Presiden 2 Periode Menggema di Perayaan HUT Ke-18 Gerindra

“Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029 tentu,” kata Eddy, sembari menegaskan bahwa sikap tersebut belum menjadi keputusan resmi partai.

Partai Golkar juga telah menyatakan dukungannya terhadap Prabowo untuk kembali maju pada Pilpres 2029.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyebut Prabowo sebagai sosok terbaik.

“Ya Pak Prabowo ini kan juga adalah kader Golkar, alumni Golkar. Kalau sudah ada yang terbaik, ngapain cari yang lain?” ujar Bahlil saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025) malam.

Baca juga: Zulhas soal Prabowo Dua Periode: 5 Tahun Tak Cukup Realisasi Program

Namun, dukungan Golkar itu belum secara tegas mencakup Gibran sebagai calon wakil presiden.

Menanggapi dukungan Jokowi terhadap pasangan Prabowo-Gibran, Sekretaris Jenderal Golkar Sarmuji menyatakan partainya masih fokus mendukung pemerintahan Prabowo hingga akhir masa jabatan.

“Insya Allah dengan kerja bersama yang solid, visi Presiden tercapai, Pak Prabowo akan makin dicintai rakyat. Kalau rakyat cinta urusan 2029 bisa lebih mudah,” ujar Sarmuji saat dihubungi, Kamis (5/2/2026).

“Kami konsentrasi dan fokus kerja mencapai visi presiden dan target pemerintah,” lanjut dia.

Tag:  #nasdem #masalah #prabowo #periode #singgung #tingkat #kepuasan #tinggi

KOMENTAR