MBG Tetap Jalan pada Bulan Ramadhan: Makanan Bisa Dibawa Pulang, Tahan 12 Jam
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Magetan, mencatat 30 SPPG belum dapat melayani masyarakat karena terkendala pencairan dana operasional dari pemerintah pusat. Baru 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kembali aktif setelah libur sekolah akhir tahun 2025.(KOMPAS.COM/SUKOCO)
08:10
30 Januari 2026

MBG Tetap Jalan pada Bulan Ramadhan: Makanan Bisa Dibawa Pulang, Tahan 12 Jam

Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadhan 2026 meski ada mekanisme perubahan yang diterapkan selama penyaluran di bulan puasa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebutkan, menu dan waktu pemberian MBG akan disesuaikan bagi penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa.

"Kami tadi sudah memutuskan, pelaksanaan MBG pada bulan Ramadhan tetap berjalan, karena anak sekolah masuk, diberikan makanannya yang kering, untuk yang muslim, yang berpuasa, dikasih makanan yang kering," kata Zulhas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Selama Ramadhan, MBG Pesantren Dikirim Saat Menjelang Buka Puasa

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mencontohkan, ada perubahan jadwal pengiriman MBG untuk santri di pondok pesantren

Pada bulan Ramadhan, menu MBG untuk santri akan dikirim pada sore hari mendekati waktu berbuka.

"Untuk SPPG yang ada di pesantren, karena penerima manfaatnya lokal, nanti pelayanannya geser ke sore hari dengan makanan normal," kata Dadan.

Sementara itu, distribusi MBG di sekolah umum tidak mengalami perubahan, tetap di siang hari.

Baca juga: Menu MBG Akan Disesuaikan pada Bulan Ramadhan, Apa Isinya?

Namun, terdapat penyesuaian untuk sekolah-sekolah yang terletak di daerah mayoritas pemeluk agama Islam.

Di daerah-daerah tersebut, paket MBG dibagikan di siang hari tetapi dapat dibawa pulang untuk dijadikan menu berbuka.

"Untuk anak sekolah, di daerah yang mayoritas puasa, itu akan dibagikan di siang hari pada saat anak sekolah untuk dibawa pulang, untuk menjadi menu pada saat buka," tutur dia.

Baca juga: MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan, Ini Menu Tahan Lama yang Disiapkan

Menu MBG yang bisa dibawa pulang itu pun bukan menu siap santap seperti pada bulan-bulan lainnya.

"Contoh untuk puasa nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, abon," kata Dadan.

Sementara itu, pelaksanaan MBG di sekolah daerah mayoritas non-muslim dan MBG untuk ibu hamil dan balita tidak mengalami perubahan.

Tahan 12 jam

Ditemui dalam kesempatan yang berbeda, Dadan mengatakan, menu makanan MBG akan memiliki daya tahan hingga 12 jam sehingga masih layak dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

"Tahan 12 jam, sehingga untuk yang puasa dikonsumsinya pada saat buka. Seperti tahun lalu, untuk daerah yang mayoritas berpuasa, makanan akan dibagikan pada saat jam sekolah," ujar Dadan di Menara Kompas, Senin (19/1/2026).

Baca juga: Dadan Pastikan Anak Tanpa NIK Dapat MBG, BGN Koordinasi dengan Pemda

Dadan memastikan, seluruh penerima manfaat, mulai dari pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetap mendapatkan MBG meskipun adanya perubahan skema penyaluran saat bulan puasa.

"Semua (diutamakan) baik yang puasa maupun tidak puasa, hanya mekanismenya yang berbeda. Kalau di daerah yang tidak puasa kan normal seperti hari biasa. Untuk daerah yang puasa, makanannya siap santap dibawa untuk dikonsumsi saat buka," kata dia.

Tag:  #tetap #jalan #pada #bulan #ramadhan #makanan #bisa #dibawa #pulang #tahan

KOMENTAR