Pipa Gas Bocor di Sumatera, Bahlil Sanksi Pejabat ESDM: Tidak Ikhtiar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai mengikuti retreat di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).(KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)
14:54
22 Januari 2026

Pipa Gas Bocor di Sumatera, Bahlil Sanksi Pejabat ESDM: Tidak Ikhtiar

- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa terjadi kebocoran pipa gas di Sumatera pada awal tahun 2026 ini.

Bahlil pun langsung memberikan sanksi kepada pejabat di Kementerian ESDM.

Hal tersebut Bahlil sampaikan saat sedang rapat bersama Komisi XII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Mulanya, Bahlil menyebut ESDM akan terus mendorong lifting gas di tahun 2026 ini.

"Untuk 2026, kita akan mendorong pertama adalah program B40 tetap berjalan dan lifting kita untuk 2026 sebesar 610 ribu barrel yang dimasukkan di dalam RAPBN," kata Bahlil, Kamis.

Setelah itu, Bahlil melaporkan adanya kebocoran pipa gas di Sumatera.

Menurut dia, kebocoran pipa tersebut berdampak pada capaian lifting migas nasional, mencapai 2 juta barrel.

"Kami laporkan bahwa kita di awal tahun ini mengalami ada sedikit musibah kecil di Sumatera, pipa kita bocor, yang kehilangan potential loss kurang lebih sekitar 2 juta barrel di awal tahun," tutur dia.

Bahlil pun menunjukan dirinya langsung mengambil sikap dengan memberikan sanksi kepada pejabat ESDM.

Sebab, kata dia, ini merupakan bentuk dari ketidakikhtiaran pejabat ESDM.

"Jadi pipanya yang bocor, tapi ini saya akan langsung memberikan sanksi kepada pejabat yang ada di ESDM dan di BUMN terkait," kata Bahlil.

"Karena saya anggap itu sebuah kecelakaan yang betul terjadi, tapi ada sebuah ketidakikhtiaran dari kami. Tapi, apa pun ceritanya, itu kesalahan kami," imbuh dia.

Tag:  #pipa #bocor #sumatera #bahlil #sanksi #pejabat #esdm #tidak #ikhtiar

KOMENTAR