238.783 Rumah Terdampak Banjir Sumatera, Perbaikan Butuh Rp 8,2 Miliar
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (20/11/2025).(KOMPAS.COM/RASYID RIDHO)
15:46
15 Januari 2026

238.783 Rumah Terdampak Banjir Sumatera, Perbaikan Butuh Rp 8,2 Miliar

- Sebanyak 238.783 rumah terdampak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam rapat koordinasi Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

“Dan dikalkulasi per hari ini dapat kami laporkan, nanti bisa dilengkapi oleh Kementerian PKP, total rumah terdampak sampai dengan 14 Januari 2026 adalah 238.783 unit,” ungkap AHY.

Dari total tersebut, jumlah kerusakan terbanyak tercatat di Aceh sebanyak 208.693 unit, disusul Sumatera Utara 24.294 unit, dan Sumatera Barat 5.796 unit.

Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan rumah warga terdampak mencapai sekitar Rp 8,2 miliar.

“Sedangkan untuk alokasi atau estimasi dari anggaran yang dibutuhkan untuk infrastruktur dasar berdasarkan laporan Menteri PU sekitar Rp 51,8 miliar,” jelas dia.

Diberikan sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menyampaikan laporan terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Korban meninggal capai 1.189 orang

BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia sebanyak 1.189 jiwa berdasarkan pemutakhiran data hingga 12 Januari 2026.

"Tercatat total korban meninggal dunia mencapai 1.189 jiwa, dengan rincian 550 jiwa di Aceh, 375 jiwa di Sumatera Utara, 231 jiwa di Sumatera Barat," kata Abdul Muhari dalam keterangan pers, Rabu (14/1/2026).

Sementara itu, masih ada 33 jiwa lainnya masih dalam proses identifikasi.

"Bencana ini juga mengakibatkan 141 orang hilang dan memaksa 195.542 jiwa mengungsi," ucapnya.

Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi tertinggi mencapai 67.876 jiwa.

Untuk mempercepat langkah pemulihan, pemerintah telah menetapkan status darurat di berbagai daerah.

"Perpanjangan status tanggap darurat dilakukan di enam daerah di Provinsi Aceh serta transisi darurat di puluhan kabupaten/kota lainnya di ketiga provinsi terdampak," jelasnya.

Tag:  #238783 #rumah #terdampak #banjir #sumatera #perbaikan #butuh #miliar

KOMENTAR